TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado memperingatkan sejumlah wilayah masih akan mengalami cuaca ekstrem sepekan ke depan.
Meski tak dominan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Kepala Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengatakan cuaca tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer.
Di antaranya, anomali suhu permukaan laut (Sea Surface Temperature/SST) di perairan sekitar Sulut berada pada kisaran -1,0-2,5° Celsius.
"Hal itu meningkatkan kandungan uap air untuk pembentukan awan konvektif," tuturnya, Minggu (5/7/2026).
Selain itu, terdapat belokan angin dan konvergensi akibat Siklon Tropis Bavi di Samudera Pasifik yang menyebabkan penumpukan massa uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
Faktor lainnya adalah labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat sehingga berpotensi memicu hujan disertai kilat atau petir.
Berikut sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami cuaca eskstrem:
Senin (6/7/2026)
Kepulauan Talaud
Selasa (7/7/2026)
Kepulauan Sangihe
Rabu (8/7/2026)
Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Selatan
Kamis (9/7/2026)
Bolaang Mongondow Selatan dan Sangihe
Jumat (10/7/2026)
Nihil
Sabtu (11/7/2026)
Nihil
Baca juga: Gempa Bumi Terkini di DIY Minggu 5 Juli 2026, Info BMKG Magnitudo dan Lokasinya
Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Dosen Pendidikan Unima Berikan Imbauan ke Orang Tua hingga Pengusaha
Minggu (12/7/2026)
Nihil
(*)