Sering Lupa Cabut Kunci, Petani di Ogan Ilir Diingatkan Waspada Maling Motor di Perkebunan
tarso romli July 05, 2026 09:27 PM



 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya para petani dan pekerja kebun, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat area perkebunan kerap menjadi incaran para pelaku kejahatan.

Kapolres Ogan Ilir melalui Kasi Humas, AKP Jonson, mengungkapkan bahwa berdasarkan sejumlah laporan kepolisian yang masuk, maraknya aksi curanmor di wilayah perkebunan sering kali dipicu oleh faktor kelalaian dari pemilik kendaraan itu sendiri.

"Para pelaku biasanya memanfaatkan situasi sepi dan lengang di tempat kejadian perkara (TKP). Ironisnya, kami masih menemukan kasus di mana sepeda motor ditinggalkan begitu saja di area kebun tanpa dicabut kunci kontaknya. Hal ini tentu membuat pelaku sangat leluasa beraksi," kata Jonson saat dikonfirmasi di Indralaya, Minggu (5/7/2026).

Jonson menyayangkan masih adanya sebagian petani yang menganggap remeh sistem pengamanan kendaraan mereka saat sedang beraktivitas menyadap karet atau memanen komoditas di dalam kebun.

"Ada anggapan keliru bahwa kawasan perkebunan sulit diakses oleh pencuri sehingga dirasa aman. Masalahnya bukan pada lokasi, melainkan hukum dasar kejahatan: tindak pidana terjadi karena adanya kesempatan yang terbuka lebar," terangnya.

Guna menekan angka kriminalitas ini, Polres Ogan Ilir meminta para petani untuk selalu memasang kunci pengaman tambahan pada roda atau cakram kendaraan saat diparkir di lokasi mana pun.

Selain itu, untuk jenis kendaraan sepeda motor matik (matic) yang secara statistik paling rentan menjadi target pencurian, kepolisian menyarankan pemiliknya memberikan perlindungan ekstra berupa pemasangan sistem alarm nirkabel atau alat pelacak posisi (GPS tracker).

"Kita semua harus proaktif mengantisipasi segala kemungkinan buruk. Upaya pencegahan dini yang paling efektif sejatinya dimulai dari kesadaran masyarakat itu sendiri, di samping upaya preemtif dan preventif yang terus konsisten dijalankan oleh jajaran Polri di lapangan," pungkas Jonson.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.