BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penganiayaan terjadi di kawasan RT 7, Jalan Bali, Banjarmasin Tengah, Minggu (5/7/2026) pagi.
Seorang warga dilaporkan mengalami luka tusuk di bagian perut akibat peristiwa tersebut.
Percekcokan sempat terdengar oleh warga sekitar, namun penyebab dan motif kejadian belum diketahui secara pasti.
Sementara itu, terduga pelaku disebut melarikan diri sesaat setelah melukai korban.
“Nah tidak tahu, tiba-tiba aja ribut di situ, pelakunya lari. Kalau korbannya di RS ujar,” kata warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Korban yang mengalami luka segera dilarikan ke IGD RSUD Ulin untuk mendapatkan penanganan medis.
“Nggih tadi pagi sekitar jam enam lah, iya benar ada luka di perut,” ujar seorang petugas keamanan IGD RSUD Ulin, ditemui di lokasi.
Baca juga: Kasus Penusukan Relawan PMK Jambu Hulu di HSS Terungkap, Pelaku Disergap di Rumah
Baca juga: Ricuh Warnai Bupati HST Cup 2026, Wasit Dipukul Suporter
Akibat luka tersebut, korban harus masuk ruang operasi untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut.
“Di ruang operasi sudah. Nggih keluarga sudah mendampingi. Ini yang jalan Bali tadi kan. Cuma operasi jam berapanya kami tidak tahu,” tambahnya.
Pihak keluarga korban terlihat berada di depan IGD RS Ulin, Minggu (5/7/2026) pagi.
Mereka menunggu kabar dari korban yang masih dalam penanganan medis.
Belakangan korban diketahui bernama Arya (23). Namun, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui kronologi dari peristiwa yang menyebabkan Arya mengalami luka tusuk di bagian perut.
“Saya tidak tahu ceritanya bagaimana. Pas ditelepon pacarnya langsung ke sini,” ujar Suhartini (60), nenek korban, saat ditemui di depan IGD RSUD Ulin.
Suhartini tampak menunggu kabar selanjutnya mengenai kondisi cucunya. Ia duduk di depan IGD sambil menggendong adik dari korban.
Sementara itu, di ruang penanganan medis, ibu korban dikatakan telah mendampingi proses penanganan.
“Dikabarin jam enam, setengah tujuh sampai di sini. Ibunya sudah di atas menemani,” tambah Suhartini.
Aparat disebut sudah berada di rumah sakit sejak korban tiba. Hingga kini keluarga masih menunggu informasi lanjutan dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut.
“Ada polisi ujar di sini tadi, jadi menunggu kabar aja lagi dari polisi,” kata Suhartini. (Banjarmasinpost.co.id/saiful rahman)