TRIBUNNEWS.COM - Brasil akan menjalani salah satu laga paling sulit yang ada di hadapan mereka dalam waktu dekat.
Tim Samba akan menghadapi Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB di MetLife Stadium.
Misi Brasil menggapai gelar Piala Dunia lagi akan diuji Norwegia yang datang dengan pasukan terbaik.
Brasil barangkali diunggulkan untuk bisa mengalahkan Norwegia dengan beragam latar belakangnya.
"Mereka (Norwegia) benar-benar diberkahi dengan generasi emasnya di Piala Dunia 2026 kali ini, yang utama di lini serang ada Erling Haaland yang jadi bintang utama mereka," ujar seorang football enthusiast, Raka Kisdiyatama, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Salah satu kunci mengejutkan Brasil adalah bagaimana serangan balik mereka berjalan atau set-piece-nya," kata Raka menambahkan.
Baca juga: Sebaran 20 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Sempat Alami Paceklik
Namun ada sebuah statistik mencengangkan yang tak terlalu berpihak kepada Tim Samba.
Sepanjang sejarah sepak bola berlangsung, Brasil sudah menjajal kekuatan dari 91 negara yang ada di dunia ini.
Dalam perjalanannya, mereka sudah mengalahkan 90 dari 91 negara tersebut.
Cuma satu negara yang belum pernah dikalahkan Selecao.
Padahal Brasil dan Norwegia tak hanya berjumpa dalam satu kesempatan saja.
Kedua negara sudah bertanding sebanyak 4 kali di berbagai turnamen berbeda.
Hasilnya, Norwegia malah berhasil mengalahkan Brasil sebanyak 2 kali dan menahan imbang Tim Samba 2 kali.
Pertemuan perdana di antara keduanya terjadi pada 1988 silam.
Saat itu, Norwegia dan Brasil bermain imbang 1-1.
Berlanjut ke medio 90an, ada dua pertandingan yang dijalani kedua negara dengan saling berhadapan.
Justru di medio inilah Norwegia bisa mendapatkan kemenangan atas Tim Samba.
Kemenangan perdana datang pada 30 Mei 1997, ketika itu Norwegia mengalahkan brasil dengan skor telak 4-2.
Berlanjut ke pertandingan Piala Dunia 1998, Brasil kembali gagal mengalahkan tim asal Skandinavia tersebut.
Tim Samba malah kalah dengan skor 1-2, padahal mereka dihuni amunisi mentereng seperti Ronaldo hingga Rivaldo.
Hasil paling anyar dari head to head kedua negara terjadi pada 16 Agustus 2006 silam.
Kala itu Brasil dan Norwegia terlibat dalam laga persahabatan yang berakhir dengan skor imbang 1-1.
Setelah itu, Brasil dan Norwegia belum pernah lagi berjumpa di berbagai ajang.
Masa tunggu selama 20 tahun ini semestinya dimanfaatkan Brasil untuk bisa segera menyudahi rekor tak mengesankan tersebut.
Mereka sekaligus bisa membuktikan ambisi menjadi juara dunia lagi dengan mengalahkan Norwegia yang berstatus sebagai salah satu kuda hitam.
Keberadaan Carlo Ancelotti dengan segudang pengalamannya diharapkan bisa membantu proses Tim Samba mendapatkan piala yang hilang tersebut.
Setidaknya skuad Brasil Ancelotti sudah mendapatkan dua ujian berarti.
Brasil bisa melewati adangan Maroko dan Jepang yang menjadi lawan terberat sejauh ini.
Bahkan saat melawan Jepang, Brasil berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk akhirnya menang dan melangkah ke babak 16 besar.
"Kami tidak kehilangan kesabaran. Kami memiliki banyak opsi, baik pemain di lapangan maupun di bangku cadangan."
"Jepang bukan lawan yang mudah, mereka sangat terorganisasi dan bermain dengan intensitas tinggi," kata Ancelotti, dikutip dari laman resmi FIFA.
(Tribunnews.com/Guruh)