Kapolres Jagokan Argentina dan Brasil Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Kualitas Skuad Modal Utama
tarso romli July 05, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Persaingan menuju tangga juara Piala Dunia 2026 kini semakin memanas. Memasuki fase gugur yang krusial, setiap tim nasional dituntut untuk tampil konsisten lantaran satu kesalahan minor saja dapat langsung mengakhiri perjalanan mereka di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Di tengah sengitnya tensi kompetisi, Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, memprediksi dua raksasa Amerika Latin, yakni Argentina dan Brasil, masih menjadi kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara dunia edisi kali ini.

Saat dimintai pandangannya mengenai tim yang paling berpeluang mengangkat trofi emas, I Made Redi Hartana tanpa ragu menyebut kedua negara tersebut memiliki modal paling komprehensif.

"Ada dua, Mas, yakni Argentina dan Brasil," ujarnya singkat saat berbincang dengan jurnalis harian Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Minggu (5/7/2026).

Menurut I Made, prediksi tersebut bukan semata-mata melihat hasil pertandingan fase grup yang sudah dijalani.

Penilaian itu didasarkan pada rekam jejak pengalaman panjang kedua negara di ajang internasional, tradisi kuat sebagai juara bertahan, serta kualitas kedalaman materi pemain yang merata di semua lini.

"Pengalaman juara dunia dan materi pemain mereka sangat bagus," tambahnya.

Argentina sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan menyandang status mentereng sebagai juara bertahan.

Hingga menembus babak 16 besar, tim asuhan Lionel Scaloni ini masih mampu mempertahankan reputasinya sebagai salah satu skuad paling tangguh.

Pada babak 32 besar sebelumnya, tim tango berjuluk Albiceleste ini berhasil menyingkirkan Tanjung Verde (Cape Verde) dengan kemenangan tipis 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.

Kemenangan itu mempertegas mental juara mereka meski lini pertahanan beberapa kali kehilangan konsentrasi.

Selanjutnya, Argentina dijadwalkan bakal bersua dengan timnas Mesir.

Sementara itu, rival abadi mereka, Brasil, tampil dengan karakter permainan yang relatif lebih stabil sepanjang turnamen.

Pada babak 32 besar, tim Samba sukses menjinakkan perlawanan Jepang dengan skor akhir 2-1 dan kini tengah bersiap menghadapi tantangan dari Norwegia di babak 16 besar.

Kendati demikian, langkah kedua tim dipastikan tidak akan mudah.

Ujian berat telah menanti di fase-fase akhir kompetisi seiring masih bertahannya sejumlah tim elite Eropa seperti Prancis, Spanyol, Inggris, dan Portugal yang siap menjegal ambisi duo Amerika Latin tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.