SRIPOKU.COM, SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat sinergi dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Langkah strategis ini diambil guna mendorong kepatuhan korporasi terhadap regulasi ketenagakerjaan di wilayah sentra energi tersebut.
Upaya nyata ini diwujudkan melalui kunjungan kerja jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muba ke Kantor Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan manajemen PT Ginting Jaya Energi.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menyampaikan langsung surat usulan kerja sama dari Bupati Muba, HM Toha Tohet.
Surat tersebut berfokus pada penguatan program pemagangan serta penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi putra-putri daerah lulusan PPSDM Migas Cepu asal Muba.
"Kami mengajak seluruh KKKS yang beroperasi di wilayah Muba untuk bersama-sama mengimplementasikan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyerapan Tenaga Kerja Lokal demi menekan angka pengangguran daerah," ujar Herryandi Sinulingga, Minggu (5/7/2026).
Selain Perda, Sinulingga menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap Perpres Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan serta Permenaker Nomor 18 Tahun 2024 mengenai Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri.
Melalui regulasi ini, sistem pelaporan lowongan kerja melalui Disnakertrans Muba diharapkan berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Langkah ini menjadi bagian komitmen penuh Pemkab Muba untuk memastikan pemuda daerah yang telah tersertifikasi dan berkompetensi mendapatkan porsi optimal di industri hulu migas.
Sektor ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil langsung dari area operasional perusahaan.
"Harapan kami, perusahaan di Muba memberikan ruang lebih besar bagi SDM lokal berkeahlian khusus, seperti mereka yang telah dibekali pelatihan intensif di Cepu. Jika potensi ini dimanfaatkan, efek positifnya akan dirasakan kedua belah pihak; perusahaan mendapat tenaga kompeten, dan serapan kerja warga Muba meningkat," terangnya.
Merespons inisiatif tersebut, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafei, menyambut baik langkah kolaboratif Pemkab Muba.
Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh program pemagangan sekaligus membantu menyosialisasikan regulasi ketenagakerjaan terbaru ke seluruh KKKS di Sumbagsel.
"Kami mendukung penuh upaya peningkatan kualitas SDM lokal ini dan akan mendorong sosialisasi regulasi ketenagakerjaan agar seluruh KKKS di wilayah operasional dapat menjalankannya dengan baik dan patuh," pungkas Syafei.