TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya mencegah penyebaran rabies dengan memperluas layanan vaksinasi gratis bagi hewan penular rabies (HPR).
Langkah ini dinilai menjadi cara paling efektif memutus rantai penularan rabies dari hewan kepada manusia sekaligus mendukung target Indonesia Bebas Rabies 2030.
Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan vaksinasi rabies gratis tidak hanya dilakukan saat kick off, tetapi akan terus berlangsung hingga September 2026 di seluruh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) se-Riau.
"Program vaksinasi rabies gratis masih berjalan selama tiga bulan ke depan, yakni Juli hingga September, di seluruh Puskeswan se-Riau. Target kita sebanyak 22.000 dosis vaksin rabies sepanjang tahun 2026," kata Mimi Yuliani Nazir, Minggu (5/7/2026).
Sebagai informasi Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau 2026 bertema "Lindungi Hewan, Lindungi Keluarga" yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Riau resmi dibuka pada Kamis (2/7/2026).
Antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan pun cukup tinggi. Dari target awal 1.550 dosis, DPKH Riau berhasil memberikan vaksin kepada 2.176 hewan penular rabies, atau sekitar 40 persen di atas target.
Vaksinasi dilakukan secara serentak di 11 kabupaten/kota melalui jaringan Puskeswan dan dipantau secara daring.
Kota Pekanbaru mencatat capaian tertinggi dengan 314 ekor hewan divaksin, disusul Dumai 294 ekor, Rokan Hulu 223 ekor, Pelalawan 162 ekor, Rokan Hilir 158 ekor, Kuantan Singingi 126 ekor, Bengkalis 125 ekor, Indragiri Hulu 122 ekor, Kampar 117 ekor, Siak 85 ekor, dan Indragiri Hilir 80 ekor.
Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi di UPT LVKH Provinsi Riau juga berlangsung ramai. Sebanyak 370 hewan berhasil divaksin, terdiri dari 287 kucing, 78 anjing, tiga monyet, dan dua musang.
Mimi mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Menurutnya, keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki anjing, kucing, maupun hewan penular rabies lainnya untuk memanfaatkan layanan vaksinasi gratis di Puskeswan terdekat. Dengan hewan yang sehat dan terlindungi, keluarga juga akan lebih aman dari ancaman rabies," ujarnya.
Pelaksanaan kick off turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menegaskan komitmen Pemprov Riau mendukung target Indonesia Bebas Rabies 2030 melalui pendekatan One Health.
Pada kesempatan itu juga diresmikan dua fasilitas baru di UPT LVKH Riau, yakni Pet Hotel dan Ambulans Hewan, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hewan di Provinsi Riau.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)