Pramono Anung Percantik Rasuna Said, Kali Cideng Bakal Punya Spot Ikonik Baru
Hironimus Rama July 05, 2026 11:29 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Penataan kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, terus menunjukkan perubahan signifikan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur dan integrasi transportasi, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana inovatif untuk membangun "Jembatan Gembok Cinta" di atas Kali Cideng, tepatnya di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pramono menjelaskan, langkah ini diambil untuk menambah daya tarik kawasan serta menyediakan ruang publik yang lebih estetis bagi pejalan kaki.

Baca juga: CFD Rasuna Said Resmi Dimulai 7 Juni, Ini Rute Alternatif dan Transportasi Umumnya

"Di penataan Rasuna Said itu kan ada Sungai Cideng. Di Sungai Cideng itu akan ada jembatan-jembatan kecil," kata Pramono, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, jembatan tersebut nantinya dirancang agar bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memasang gembok bersama pasangan, sebuah konsep yang populer di berbagai kota dunia.

"Saya membayangkan kalau orang kemudian sambil apa punya waktu sama pasangannya termasuk kamu mungkin, kemudian memasang gemboknya di sana itu kan lebih colorful," jelasnya.

Pramono menegaskan bahwa jembatan ini berbeda dengan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) karena dikhususkan sebagai fasilitas pendukung ruang terbuka di bantaran sungai.

"Jadi bukan disiapkan di jembatan penyeberangan, JPO, bukan. Itu di jembatan yang ada di Sungai Cideng," tegasnya.

Transformasi Total Rasuna Said Penataan kawasan Rasuna Said sisi timur sepanjang 3,8 kilometer kini telah mengubah wajah koridor yang sebelumnya dipenuhi 109 tiang monorel mangkrak.

Proyek complete street ini mencakup perbaikan jalan, integrasi trotoar, hingga pemindahan kabel udara ke bawah tanah.

Sejumlah fasilitas pendukung seperti kursi publik, pencahayaan optimal, serta halte non-BRT baru—termasuk Halte Setiabudi Integritas—kini telah beroperasi.

Halte ini merupakan bagian dari kolaborasi Pemprov DKI dengan KPK untuk mengampanyekan nilai-nilai antikorupsi di ruang publik.

"Ini bukan sekadar perubahan nama halte, tetapi pesan bahwa integritas harus hadir dalam keseharian masyarakat," ujar Pramono saat meresmikan Halte Setiabudi Integritas pada 21 Juni lalu.

Respons Positif Warga Wajah baru Rasuna Said mendapat apresiasi dari warga. Indri (40), warga Pasar Manggis, mengaku puas dengan transformasi kawasan tersebut yang kini lebih luas, hijau, dan ramah pejalan kaki.

"Wajah Rasuna Said keluar yang baru ya. Terus fasilitasnya tadi sih luar biasa banget. Senang, happy, terus buat akses ke mana-mana juga jadi banyak. Jadi senang aja sih sama wajah Jakarta yang sekarang," ungkap Indri.

Sebagai informasi, kawasan Rasuna Said kini juga telah menjadi lokasi Car Free Day setiap Minggu pagi dan dilengkapi fasilitas bagi UMKM, menjadikannya salah satu landmark baru Jakarta yang inklusif dan hidup.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.