Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Senin Pagi 06 Juli 2026 Berpusat di Kedalaman 5 Kilometer
Wawan Akuba July 06, 2026 07:45 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Kabupaten Buru Selatan, Maluku, pada Senin (6/7/2026) pukul 06.21 WIB.

Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di koordinat 3,99 Lintang Selatan dan 127,45 Bujur Timur, atau sekitar 35 kilometer barat daya Buru Selatan, Maluku, dengan kedalaman 5 kilometer.

BMKG menjelaskan bahwa informasi tersebut merupakan hasil analisis awal yang mengutamakan kecepatan sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring masuknya data tambahan.

Secara geologis, wilayah Maluku merupakan salah satu kawasan paling aktif secara tektonik di Indonesia.

Daerah ini berada di pertemuan Lempeng Indo-Australia, Eurasia, Pasifik, dan Laut Filipina, serta dipengaruhi sejumlah sesar aktif yang membuat aktivitas gempa bumi cukup sering terjadi.

Baca juga: CPNS 2026 Segera Dibuka? BKN Ungkap 3 Formasi Prioritas: Cek Prediksi Jadwal Pendaftarannya

Gempa kali ini tergolong gempa dangkal karena terjadi pada kedalaman 5 kilometer. Gempa dangkal umumnya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa dibandingkan gempa yang lebih dalam.

Namun, dengan magnitudo 2,7, potensi dampak yang ditimbulkan relatif kecil dan umumnya tidak menyebabkan kerusakan berarti.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Informasi terkait aktivitas gempa bumi diharapkan hanya diperoleh melalui kanal resmi BMKG.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diimbau memahami prosedur keselamatan saat terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja atau struktur yang kokoh, menjauhi kaca dan benda yang mudah roboh, serta menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.

Menyiapkan tas siaga yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, makanan, dan air minum juga dapat membantu menghadapi kondisi darurat.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan terus memantau informasi resmi BMKG apabila terdapat pembaruan data maupun aktivitas gempa susulan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.