Laga Meksiko vs Inggris Ditunda Akibat Badai Petir, FIFA Beri Penyataan Resmi
Arif Tio Buqi Abdulah July 06, 2026 08:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Inggris resmi mengalami penundaan akibat cuaca buruk yang melanda Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB.

Semula laga dijadwalkan berlangsung sesuai agenda pukul 07.00 WIB, namun FIFA memutuskan menunda kick-off selama satu jam setelah muncul risiko sambaran petir di sekitar Stadion Azteca.

Gelaran Piala Dunia 2026 ini memang beberapa kali dihadapkan dengan cuaca yang sangat ekstrem.

Selain badai petir, cuaca panas ekstrem juga dihadapi kontestan Piala Dunia 2026.

Dosen Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS), Rumi Iqbal Doewes, mengingatkan kondisi tersebut dapat mempercepat kelelahan hingga meningkatkan risiko cedera pemain.

"Cuaca panas dapat mempercepat kelelahan dan meningkatkan risiko cedera," kata Rumi kepada Tribunnews.

"Peningkatan suhu tubuh yang berlebihan dapat mengganggu proses metabolisme dan produksi energi. Akibatnya, atlet akan lebih cepat mengalami kelelahan."

"Kondisi tersebut dapat menurunkan kemampuan fisik dan koordinasi gerak yang pada akhirnya meningkatkan risiko cedera," jelasnya.

Pernyataan Resmi FIFA

SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Tribun-Video/Faiz Fadhilah)
SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Tribun-Video/Faiz Fadhilah) (Tribunnews.com/Faiz Fadhilah)

Melalui pernyataan resminya, FIFA menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama.

Kondisi ini membuat pertandingan Meksiko vs Inggris akhirnya diundur hingga pukul 08.00 WIB.

"Karena kondisi cuaca buruk di Mexico City, termasuk risiko yang disebabkan oleh petir di sekitar stadion, kick-off pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris ditunda hingga pukul 08.00 WIB. Keselamatan dan keamanan semua individu adalah prioritas FIFA. Kami berterima kasih kepada semua penggemar atas pengertian dan kerja sama mereka," tulis FIFA, yang dikutip dari ESPN.

Di area Stadion Azteca, spanduk berwarna kuning yang mengindikasikan protokol penanggulangan badai telah dipasang mengelilingi stadion.

Sekitar satu jam sebelum jadwal sepak mula waktu setempat, otoritas stadion juga mengeluarkan perintah agar seluruh orang tetap berada di dalam ruangan.

Baca juga: Update Top Skor Piala Dunia 2026: Brace Lawan Brasil, Haaland Sejajar Mbappe dan Messi

Hujan Es Mengguyur Kawasan Stadion

Sebelumnya, hujan deras disertai hujan es mengguyur kawasan stadion. Suara guntur terdengar berkali-kali, sementara kilatan petir tampak menyambar di langit Mexico City.

Situasi tersebut sebenarnya sudah diprediksi sejak beberapa hari sebelumnya.

Pada Jumat lalu sempat muncul wacana memajukan jadwal pertandingan menjadi pukul 12.00 siang waktu setempat atau enam jam lebih awal demi menghindari potensi badai.

Namun setelah melalui serangkaian pembahasan, FIFA memutuskan mempertahankan jadwal semula sebelum akhirnya cuaca memaksa laga benar-benar ditunda.

TROFI PIALA DUNIA - Trofi Piala Dunia dipamerkan saat acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Jelang FIFA World Cup 2026, Coca Cola Indonesia menggelar acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, dimana acara ini memberikan kesempatan istimewa bagi pencinta sepak bola Indonesia untuk melihat langsung The Original FIFA World Cup™ Trophy berbahan emas 18 karat, sekaligus merasakan euforia olahraga paling digemari di dunia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, sebelumnya sempat mengkritik rencana perubahan jadwal tersebut. Ia bahkan menyebut usulan memajukan kick-off sebagai "pukulan telak" dan tidak menyukainya.

Di sisi lain, pelatih Inggris, Thomas Tuchel memilih bersikap tenang dalam menghadapi dinamika menjelang pertandingan.

Ia menilai timnya tidak boleh kehilangan fokus terhadap hal-hal yang berada di luar kendali, termasuk perubahan jadwal maupun kondisi cuaca.

"Kita tidak bisa memengaruhinya. Ketinggian, dukungan penonton tuan rumah, semuanya memang tidak menguntungkan kami. Tetapi kami memiliki semangat, komitmen, kemauan yang kuat, dan kekompakan tim untuk mengatasi semua rintangan itu," ujar Tuchel.

Selain cuaca, Inggris juga menghadapi tantangan lain berupa ketinggian Stadion Azteca yang berada lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut.

Menurut Tuchel, waktu persiapan yang singkat membuat timnya mustahil beradaptasi secara fisik dengan kondisi tersebut.

"Ketinggian tempat tentu akan menjadi kerugian besar karena kami tidak dapat beradaptasi secara fisik hanya dalam empat hari. Namun kami siap menghadapinya," kata pelatih asal Jerman tersebut.

Sesuai protokol FIFA, pertandingan wajib dihentikan atau tidak boleh dimulai apabila terdapat sambaran petir dalam radius delapan mil dari stadion.

Laga baru dapat dilanjutkan setelah tidak ada sambaran petir selama 30 menit. Jika kembali terjadi petir, hitungan waktu akan diulang dari awal.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.