TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus berupaya meningkatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan, khususnya perempuan, melalui berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan secara rutin.
Saat ini, blok perempuan Rutan Kelas IIA Balikpapan dihuni sebanyak 52 warga binaan.
Mereka mengikuti beragam program pembinaan, mulai dari pengajian hingga pelatihan keterampilan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan Agus Salim melalui Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Dava Ario Seno, mengatakan setiap hari Senin warga binaan perempuan mengikuti kegiatan pengajian yang bekerja sama dengan lembaga keagamaan.
Baca juga: Rutan Balikpapan Optimalkan Wartelsuspas untuk Layanan Komunikasi Warga Binaan
"Di blok wanita saat ini berisi 52 orang. Kebetulan di belakang saya sedang berlangsung kegiatan pengajian rutin yang kami laksanakan bekerja sama dengan lembaga wanita. Setiap hari Senin ada kegiatan pengajian dan tausiah sebagai bagian dari pembinaan kepribadian," ujar Dava Ario Seno, Senin (6/7/2026).
Selain pembinaan keagamaan, Rutan Kelas IIA Balikpapan juga memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan perempuan.
Kegiatan tersebut digelar setiap hari Rabu sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
"Selain hari Senin, pada hari Rabu kami juga mengadakan kegiatan kemandirian di blok wanita. Di antaranya belajar merajut dan menjahit untuk mengisi kegiatan warga binaan," jelasnya.
Baca juga: Rutan Balikpapan Gelar Pelatihan Keamanan Pangan, Tingkatkan Kualitas Makanan Warga Binaan
Menurut Dava, rangkaian kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.
"Tujuan kegiatan ini yang pertama adalah agar mereka semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selain itu juga untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga tidak ada waktu kosong selama berada di dalam kamar," pungkasnya. (*)