Kota Bern di Swiss menjadi destinasi yang menawarkan kesempatan menelusuri jejak kehidupan dan pemikiran fisikawan legendaris Albert Einstein.
Jejak tersebut tersimpan di Bernisches Historisches Museum atau Museum Einstein yang berada di dekat kawasan Kota Tua Bern.
Lokasi ini dapat dijangkau dari menara jam Zytglogge dengan berjalan kaki sekitar 10 menit melintasi Jembatan Aare.
Bangunan bergaya khas Eropa itu juga memiliki patung Einstein menjadikannya salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 16 franc Swiss atau sekitar Rp360 ribu per orang.
Sebagian besar koleksi tentang Einstein dipamerkan di lantai dua museum.
Berbagai arsip, dokumen, dan benda pribadi dipajang untuk menggambarkan perjalanan hidup serta pemikiran ilmuwan peraih Nobel tersebut.
Museum ini mengisahkan masa Einstein bekerja sebagai pakar teknis di Kantor Paten Swiss pada 1902.
Meski bekerja 40 jam setiap pekan, Einstein tetap meluangkan waktu untuk mengembangkan gagasan di bidang fisika teoretis.
Museum juga menghadirkan instalasi interaktif yang menjelaskan konsep Teori Relativitas Khusus melalui ilustrasi visual.
Pengunjung diajak memahami bahwa kecepatan cahaya selalu konstan meski sumber cahaya bergerak.
Selain teori ilmiah, museum juga memamerkan barang pribadi seperti jam saku Einstein serta kisah kehidupan keluarganya.