PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Timedoor Academy hadir kini di Kota Pangkalpinang dengan beragam pembelajaran coding yang menyenangkan untuk anak.
Beralamat di Jalan KH Abdul Hamid, No. 129, Gedung Nasional, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Timedoor Academy hadir untuk memberikan pendidikan berbasis teknologi.
Melalui Timedoor Academy, anak-anak bisa belajar tentang coding, artificial intelligence, Internet of Things hingga robotic yang sudah tersertifikasi oleh STEM.org Accredited Educational Experience.
CEO Timedoor Academy, Yutaka Tokunaga, mengatakan, pihaknya mengadopsi metode pendidikan interaktif dari Jepang dan Inggris untuk mengalihkan kebiasaan anak dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta teknologi.
"Kita ada 70 cabang lebih dan ada juga di Filipina, Malaysia, hingga Mesir. Kebutuhan coding sangat banyak karena industri di dunia itu adalah teknologi, jadi anak-anak harus belajar teknologi sejak kecil," kata Yutaka, Sabtu (4/7).
Dengan pembelajaran coding, anak-anak akan diarahkan melalui game programing, web programing, Apps programing, dan lainnya.
Owner Timedoor Academy, Titi Wahyuni, mengatakan, pembelajaran dapat diikuti oleh anak berusia mulai 5 tahun hingga 18 tahun.
"Belajar sambil bermain jadi konsepnya, learning is also fun karena konsepnya kognitifnya, jadi perlu fokus lebih sehingga kalau dia fun akan lebih mempercepat proses pembelajaran," tutur Titi.
Untuk biayanya, ada beberapa paket yang dapat dipilih atau masyarakat bisa menghubungi 08213150845 untuk mendapatkan informasi lengkapnya.
"Sistemnya paket dan per hari, per 3 bulan, 6 bulan dan per tahun, jadi kita sesuaikan sesuai dengan umur anak. Misal 5 tahun masuk di junior coding, jadi didesain untuk pemahaman kognitifnya," ujar Titi.
Hadirnya Timedoor Academy diapresiasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri.
Menurut Saipul, hal tersebut terkait dengan kebutuhan pendidikan di era kemajuan teknologi.
"Apresiasi langkah yang dilakukan untuk mempersiapkan anak sejak dini, bagaimana mereka bisa bermanfaat teknologi. Kami harap bisa menambah pengetahuan informasi dan mencerdaskan, khususnya saat mengikuti jenjang pendidikan lebih tinggi," tuturnya. (riz)