Sosok Fredik Rysa Samuel, Pengendara Ninja Viral Aniaya Pemotor Lain di Jagakarsa Jaksel
Weni Wahyuny July 06, 2026 11:01 AM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan Fredik Rysa Samuel (FRS), pengendara motor sport Kawasaki Ninja yang viral setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pemotor di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Penangkapan ini dilakukan setelah aparat bergerak cepat melakukan penyelidikan melalui pengumpulan keterangan saksi, rekaman CCTV, dan barang bukti lainnya usai video aksi kekerasan tersebut beredar luas dan memicu kecaman publik di media sosial.

Lantas siapa sebenarnya Fredik Rysa Samuel yang tengah jadi perbincangan hangat publik ini? berikut penjelasannya.

Baca juga: Beredar Foto FRS Bang Jago Jagakarsa Duduk di Lantai dan Tersenyum Lebar Setelah Diciduk Polisi

ANIAYA : Seorang pengendara sepeda motor dengan nama akun Instagram @ahmadabdulazis21 mengaku menjadi korban penganiayaan pria berkaus biru saat melintas di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026)
ANIAYA : Seorang pengendara sepeda motor dengan nama akun Instagram @ahmadabdulazis21 mengaku menjadi korban penganiayaan pria berkaus biru saat melintas di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026) (Instagram/@ahmadabdulazis21))

Sosok Fredik Rysa Samuel

Sementara itu, dari informasi yang beredar di media sosial, terkuak bahwa pengemudi motor Kawasaki tersebut diduga atas nama Fredik Rysa Samuel alias FRS. 

Ia merupakan warga Jawa Timur yang tepatnya tinggal di Pare-pare, dengan riwayat pendidikan terakhir SLTA.

Aksi arogan pengemudi Ninja hijau ini pertama kali terungkap setelah korbannya, pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21, mengunggah rekaman video kejadian tersebut ke media sosial. 

Berdasarkan kesaksian korban, insiden bermula saat pelaku menabrak motor korban dari belakang di tengah situasi arus lalu lintas yang sedang macet.

Saat dihampiri, pelaku langsung berbicara dengan tidak jelas. Pria tersebut kemudian secara tiba-tiba melayangkan pukulan atau menampar korban sebanyak tiga kali. 

Padahal, korban mengaku hanya menegur sambil menganggukkan kepala tanpa melakukan provokasi sama sekali.

Aksi pemukulan tersebut ternyata tidak berhenti di situ.

Ketika korban menjauh untuk mengambil telepon genggam guna merekam kejadian, pengendara Ninja ini kembali menghampiri dengan nada menantang.

Saat ditanya alasan pemukulan, pelaku dengan enteng menjawab, "Kenapa emang gue tampol?" lalu kembali memukul korban sebanyak dua kali.

Selain melakukan kekerasan fisik, pelaku juga menunjukkan gelagat aneh dengan memaksa korban untuk melakukan panggilan video (video call) kepada ayah korban. 

Permintaan tersebut tentu tidak dipahami oleh korban karena mereka sama sekali tidak saling mengenal.

Dalam rekaman video yang beredar, pria pengendara Ninja tersebut bahkan sempat melayangkan tantangan verbal yang menuntut korban untuk membuka pelindung kepalanya.

"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gue? Ayo minggir dulu sama gue," ucap pelaku di dalam video sebelum akhirnya korban memilih pergi meninggalkan lokasi kejadian.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.