Bunda PAUD Nunukan Tinjau SPMB di SDN 004, Soroti Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
Junisah July 06, 2026 02:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Ny Andi Annisa Muthia Irwan Sabri melakukan monitoring pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN 004 Nunukan, Nunukan Timur, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Pokja Bunda PAUD Ny Nurlatifahani R Iwan Kurniawan, pengurus Pokja Bunda PAUD Nunukan Ny Tuti Umboro, serta jajaran Bunda PAUD Kelurahan Nunukan Timur.

Dalam kunjungannya, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan menyempatkan berdialog dengan kepala sekolah dan guru, serta menyapa para siswa dengan menanyakan cita-cita mereka. 

Ia juga meninjau langsung kondisi ruang kelas, fasilitas sekolah, hingga proses penerimaan siswa baru.

Baca juga: Tampil Memukau di Hari Kartini, Bunda PAUD Nunukan Ungkap Pesan untuk Ibu dan Anak

“Kami ingin melihat bagaimana situasi pelaksanaan SPMB, khususnya untuk anak-anak yang masuk kelas satu, dari PAUD ke SD. Juga melihat apakah mereka sebelumnya sudah bersekolah di TK atau PAUD,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (7/6/2026).

Dari hasil pemantauan, ia mengapresiasi karena sebagian besar siswa yang masuk SDN 004 Nunukan diketahui telah mengikuti pendidikan PAUD atau TK sebelumnya.

Menurutnya, hal ini menjadi indikator positif dalam mendukung program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

“Alhamdulillah, ternyata lebih banyak yang sudah TK atau PAUD sebelum masuk SD,” katanya.

Bunda PAUD Nunukan SPMB 02 06072026
MONITORING SPMB- Bunda PAUD Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan Sabri saat meninjau ruang kelas SDN 004 Nunukan dalam kegiatan monitoring SPMB, belum lama ini.

Sekolah Dinilai Lebih Ramah Anak
Bunda PAUD juga menyoroti perubahan suasana belajar di SDN 004 Nunukan yang dinilai semakin ramah anak. 

Ia menyebut, fasilitas seperti pojok baca serta pola pembelajaran yang lebih interaktif menunjukkan perkembangan positif.

“Kalau dulu lebih banyak kursi dan meja, sekarang sudah ada pojok baca. Anak-anak juga lebih banyak diskusi dengan teman, tidak hanya satu arah dari guru,” ujarnya.

Dorong Transisi PAUD ke SD Tanpa Tekanan

Ia menegaskan pentingnya proses transisi dari PAUD ke SD yang tidak menimbulkan tekanan bagi anak. Pembelajaran, kata dia, harus tetap mengedepankan konsep bermain sambil belajar.

“Anak-anak tidak boleh dipaksa langsung belajar membaca. Harus belajar sambil bermain supaya tidak tertekan,” tegasnya.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menerapkan pembelajaran yang lebih ramah anak, terutama pada siswa baru kelas I SD.

Apresiasi Program Sekolah
Selain itu, Bunda PAUD turut mengapresiasi SDN 004 Nunukan yang dinilai telah menunjukkan perkembangan baik, termasuk dalam penataan lingkungan belajar dan proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap anak usia dini.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan program transisi PAUD ke SD di Kabupaten Nunukan agar berjalan lebih optimal dan berpihak pada kebutuhan anak. 

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.