Duduk Perkara Aksi Arogan Fredik Pengendara Ninja ke Pemotor Lain di Jagakarsa Jaksel
Weni Wahyuny July 06, 2026 02:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi penganiayaan di jalan raya yang melibatkan seorang pengendara motor sport Kawasaki Ninja hijau berinisial FRS atau Fredik Rysa Samuel. 

Kasus ini mencuat setelah korban, pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21, mengunggah bukti rekaman video kekerasan yang dialaminya hingga viral dan memicu kecaman luas dari publik.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Melalui pengumpulan keterangan saksi, analisis rekaman CCTV di lokasi, serta barang bukti lainnya, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankan Fredik Rysa Samuel di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial, pelaku diketahui merupakan seorang pria berpendidikan terakhir SLTA yang tercatat tinggal di Pare-pare.

Baca juga: Pekerjaan Fredik Rysa Samuel, Pengendara Ninja Viral Pukul Pemotor di Jaksel, Cengengesan Ditangkap

Kronologi Awal: Ditabrak dari Belakang Saat Macet

Berdasarkan kesaksian Ahmad Abdul Azis melalui akun media sosial pribadinya, peristiwa kelam tersebut terjadi di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/7/2026). 

Insiden bermula saat situasi arus lalu lintas di lokasi kejadian sedang mengalami kemacetan.

Ahmad menegaskan bahwa dirinya berkendara dengan normal dan tidak melakukan provokasi maupun pelanggaran lalu lintas apa pun.

Namun secara tiba-tiba, motor milik pelaku menabrak kendaraan Ahmad dari arah belakang.

"Kronologinya: saya lagi jalan biasa aja dikarenakan posisinya di situ lagi macet dan sebelumnya saya gak melakukan penyerempetan atau nabrak ke pengendara ninja. Tiba-tiba dia nabrak-nabrak motor saya dari belakang terus dia menghampiri saya dengan berbicara gak jelas, terus saya tegor sambil ngeliat dia, saya tegor (Bang, sambil ngangguk kepala) tiba-tiba dia nampol saya sebanyak 3x," tulis Ahmad dalam unggahannya.

Baca juga: Postingan Fredik Rysa Samuel Pengendara Ninja Diserbu usai Viral Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa

Gelagat Aneh Pelaku dan Intimidasi Verbal

Mendapat tindakan kekerasan secara mendadak dari pria berkaus biru yang tidak dikenalnya, Ahmad berinisiatif menjauh untuk mengamankan diri sekaligus mengambil telepon genggam di dasbor motor guna merekam kejadian sebagai bukti.

Namun, aksi pemukulan ternyata tidak berhenti di situ. 

Pelaku kembali menghampiri Ahmad dengan nada menantang dan kembali melayangkan pukulan saat korban mempertanyakan alasan dirinya dianiaya.

"Setelah saya rekam, pengendara ninja menghampiri saya dan saya tanya (kenapa nampol saya) dan dia membalas (kenapa emang gw tampol) sambil mukul saya 2x," lanjutnya.

Selain menerima total lima kali pukulan, korban juga dibuat bingung oleh gelagat aneh pelaku. 

Pria pengendara Ninja tersebut secara paksa meminta Ahmad untuk melakukan panggilan video (video call) kepada ayah korban, padahal mereka sama sekali tidak saling mengenal.

Tak berhenti di situ, pelaku juga melayangkan intimidasi dan tantangan verbal di depan umum agar korban membuka pelindung kepalanya.

"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gue? Ayo minggir dulu sama gue," ucap pelaku dalam rekaman video yang beredar.

Baca juga: Sosok Fredik Rysa Samuel, Pengendara Ninja Viral Aniaya Pemotor Lain di Jagakarsa Jaksel

Karena gelagat pelaku Fredik dinilai tidak wajar, Kapolsek Jagakarsa menginstruksikan tes urine untuk memeriksa indikasi pengaruh alkohol atau narkoba.
Karena gelagat pelaku Fredik dinilai tidak wajar, Kapolsek Jagakarsa menginstruksikan tes urine untuk memeriksa indikasi pengaruh alkohol atau narkoba. (Dokumen/Polsek Jagakarsa)

Korban Kesulitan Mencari Kantor Polisi

Karena merasa terancam, Ahmad akhirnya memilih pergi meninggalkan lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri dari kejaran pelaku. 

Namun, lantaran tidak familier dengan wilayah Jagakarsa, ia sempat kebingungan dan kesulitan mencari perlindungan hukum sesaat setelah insiden terjadi.

"Saya langsung ngamanin diri untuk mencari kantor polisi dan tidak menemukan kantor polisi di daerah situ karena saya kurang tau daerah Jagakarsa. TOLONG BANTU VIRALIN," pungkas Ahmad saat meminta bantuan warganet.

Berkat keberanian korban merekam kejadian serta bantuan netizen yang mengawal kasus ini, pihak berwajib dapat dengan mudah mengidentifikasi pelaku hingga akhirnya Fredik Rysa Samuel berhasil diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.