Portofolio luas milik Grup Volkswagen (VW) tampaknya akan mengalami perubahan besar dalam waktu dekat. Laporan terbaru dari RideApart mengungkapkan bahwa raksasa otomotif asal Jerman tersebut mungkin akan memangkas jumlah merek yang berada di bawah naungannya. Secara khusus—dan seperti yang mungkin sudah diduga mengingat sumbernya—laporan itu menyebutkan bahwa Grup VW sedang mempertimbangkan untuk menjual produsen sepeda motor Ducati.
Apakah Anda tahu bahwa Ducati termasuk dalam Grup VW? Jika belum, sekarang Anda tahu.
Seorang juru bicara VW memberikan pernyataan menanggapi pertanyaan RideApart mengenai kemungkinan pencarian pembeli untuk Ducati. Bagian penting dari pernyataan tersebut, dengan penekanan tambahan, berbunyi: “Seluruh Grup [Volkswagen]—termasuk merek dan anak perusahaannya—harus mengalami transformasi yang mendalam. Untuk tujuan itu, Dewan Eksekutif telah bekerja secara intensif selama beberapa bulan terakhir dalam menyusun rencana masa depan untuk penataan ulang perusahaan. Tujuannya adalah menjadikan seluruh perusahaan lebih efisien dan ramping, serta secara konsisten memanfaatkan potensi sinergi teknologi. Hal ini terutama berlaku untuk proses dan struktur pengambilan keputusan—terutama dalam pengembangan dan integrasi teknologi baru, serta dalam portofolio model untuk para pelanggan kami.”
Dapat dikatakan, pernyataan tersebut tidak secara tegas membantah bahwa Ducati sedang ditawarkan ke calon pembeli. Jika VW memang menjual Ducati, langkah ini bukanlah yang pertama kali dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Porsche telah melepas kepemilikannya di Bugatti Rimac pada awal tahun ini. Selain itu, juga beredar kabar bahwa Lamborghini sedang dipersiapkan untuk beralih dari perusahaan pribadi menjadi perusahaan publik, menurut laporan dari The Financial Times. Dalam skenario tersebut, VW tetap akan menjadi pemilik Lamborghini, namun perusahaan akan memperoleh suntikan dana segar dari penjualan saham.

Selain potensi perubahan dalam struktur kepemilikan merek, beredar juga laporan mengenai pemutusan hubungan kerja besar-besaran dan penutupan pabrik. Media Jerman, Manager Magazin, melaporkan pekan lalu bahwa sebanyak 100.000 pekerjaan bisa saja terancam, dan hingga empat pabrik di Jerman mungkin akan ditutup. Informasi ini sejalan dengan bagian lain dari pernyataan yang diberikan kepada RideApart, di mana juru bicara VW mengakui bahwa perusahaan memang sedang mengalami perubahan besar.
“Memang benar bahwa seluruh industri otomotif dan Grup Volkswagen sedang mengalami transformasi yang mendalam,” ujar pernyataan tersebut. “Dewan Eksekutif telah berulang kali menyatakan bahwa model bisnis kami saat ini tidak lagi dapat diterapkan di semua merek: mengembangkan mobil di Jerman, memproduksinya di Eropa, dan mengekspornya ke seluruh dunia.”
Bentuk pasti dari perubahan ini memang belum sepenuhnya jelas. Namun, jika diberi waktu, bukan tidak mungkin kita akan melihat wajah baru dari Grup VW dalam beberapa tahun mendatang.