TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Antrian mobil yang menggunakan solar mengular dari depan Pertamina Kali Mamuju hingga sekitar 400 meter ke sepanjang jl Mamuju-Kalukku pada Senin (6/7/2026).
Kondisi ini membuat para sopir harus rela menunggu sejak dini hari demi mendapatkan bahan bakar.
Salah satu sopir dinas kebersihan yang bertugas mengangkut sampah, Wahyu mengaku biasa antre sejak pukul 03.00 subuh.
Namun, ia baru bisa mendapatkan solar sekitar pukul 12.00 siang, itu pun jika stok belum habis.
Baca juga: Nasib Kurang Oke Besok Selasa 7 Juli 2026, Kambing dan Sapi Harus Waspada
Baca juga: Sekolah Rakyat Permanen Sulbar Mulai Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027, Tampung 270 Siswa
"Saya antri biasa dari jam 3 subuh, dapatnya jam 12, itupun kalau tidak kehabisan," keluh Wahyu.
Ia mengatakan, lamanya antrean membuat pekerjaannya terganggu karena waktu yang seharusnya digunakan untuk mengangkut sampah justru habis di jalan menunggu giliran solar.
"Harus lama mengantri dulu baru bisa angkut sampah, waktu istirahatku habis di mengantri solar," ujarnya.
Wahyu juga menyoroti jam operasional penyaluran solar di SPBU tersebut yang menurutnya baru dibuka sekitar pukul 09.00 WITA.
"Pertamina ini untuk solar bukanya jam 9 biasa mba," kata wahyu
Kondisi antrean panjang itu membuat para sopir harus ekstra sabar. "Setengah mati kita," tambahnya.(*)