Resmi Jadi Tersangka, Fredik Pengendara Ninja Pukul Pemotor di Jagakarsa Ternyata Positif Narkoba
Moch Krisna July 06, 2026 07:47 PM

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM— Kasus dugaan penganiayaan di jalan raya yang sempat viral di media sosial akhirnya memasuki babak baru.

Pihak kepolisian resmi menetapkan Fredik Risya Samuel (37), pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja yang memukul pemotor lain di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebagai tersangka.

“Statusnya sekarang sudah tersangka,” tegas Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, saat memberikan keterangan di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026), dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: Pekerjaan Fredik Rysa Samuel, Pengendara Ninja Viral Pukul Pemotor di Jaksel, Cengengesan Ditangkap

 

 

Atas aksi koboinya tersebut, Fredik dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan ringan.

Berdasarkan pasal tersebut, tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 2 tahun 6 bulan.

 

Resmi Ditahan dan Positif Narkoba

Tak hanya menghadapi jeratan pasal penganiayaan, nasib Fredik kian tersudut setelah hasil tes urine menunjukkan dirinya positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. 

Kondisi Fredik yang kedapatan mengemudi di bawah pengaruh barang haram tersebut menjadi perhatian serius penyidik.

Polisi pun kini bergerak cepat untuk mendalami jaringan narkoba yang melibatkan tersangka.

“Untuk sekarang (Fredik) kami tahan karena memang selain melakukan penganiayaan di jalan, dia juga positif narkoba,” ujar Nurma.

Saat ini, penyidik tengah menelusuri pemasok barang haram tersebut beserta motif tersangka mengonsumsinya.

 

Kronologi

Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang pengendara motor di Jalan Raya Jagakarsa viral di media sosial.

Aksi arogan pengemudi Ninja hijau ini pertama kali terungkap setelah korbannya, pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21, mengunggah rekaman video kejadian tersebut ke media sosial. 

Berdasarkan kesaksian korban, insiden bermula saat pelaku menabrak motor korban dari belakang di tengah situasi arus lalu lintas yang sedang macet.

"Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya di Jalan Raya Jagakarsa," ujar korban dikutip Tribunsumsel.com dalam unggahannya.

Baca juga: Senyum Cengengesan Fredik Pengendara Ninja Viral Pukul Pemotor saat Ditangkap, Bakal Dites Urine

Korban, yang saat kejadian mengenakan helm, penutup wajah, dan kacamata, menceritakan bahwa insiden bermula ketika arus lalu lintas sedang macet.

Menurut dia, dirinya tidak menyerempet ataupun menabrak kendaraan lain sebelum kejadian.

Saat dihampiri, pelaku langsung berbicara dengan tidak jelas. Pria tersebut kemudian secara tiba-tiba melayangkan pukulan atau menampar korban sebanyak tiga kali. 

"Tiba-tiba dia nabrak motor saya dari belakang, terus menghampiri saya sambil bicara enggak jelas. Saya cuma negor sambil ngangguk kepala, tiba-tiba dia nampol saya tiga kali," tulis korban.

Padahal, korban mengaku hanya menegur sambil menganggukkan kepala tanpa melakukan provokasi sama sekali.

Aksi pemukulan tersebut ternyata tidak berhenti di situ.

Ketika korban menjauh untuk mengambil telepon genggam guna merekam kejadian, pengendara Ninja ini kembali menghampiri dengan nada menantang.

"Setelah saya rekam, pengendara Ninja menghampiri saya. Saya tanya, 'Kenapa nampol saya?' Dia jawab, 'Kenapa emang gue tampol?' sambil mukul saya dua kali," katanya.

Selain melakukan kekerasan fisik, pelaku juga menunjukkan gelagat aneh dengan memaksa korban untuk melakukan panggilan video (video call) kepada ayah korban. 

"Dia nyuruh saya buat video call ayah saya. Saya bilang saya enggak kenal dia dan ayah saya juga enggak kenal," ujarnya.

Permintaan tersebut tentu tidak dipahami oleh korban karena mereka sama sekali tidak saling mengenal.

Dalam rekaman video yang beredar, pria pengendara Ninja tersebut bahkan sempat melayangkan tantangan verbal yang menuntut korban untuk membuka pelindung kepalanya.

"Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gue? Ayo minggir dulu sama gue," ucap pelaku di dalam video sebelum akhirnya korban memilih pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Ahmad kemudian menjawab singkat, "Ya gue mau kerja, Bang."ujarnya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com


  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.