Muncul Isu Sarwendah Akan Laporkan Betrand Peto, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Itu Kan Haknya Dia
Talitha Daren July 06, 2026 09:38 PM

Kali ini, muncul isu yang menyebut Betrand atau Onyo ikut dilaporkan ke polisi oleh Sarwendah.

Rumor tersebut beredar setelah Sarwendah melaporkan sejumlah akun media sosial atas dugaan pencemaran nama baik ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Spekulasi itu berkembang karena Betrand selama ini dikenal aktif menyuarakan dukungannya kepada Ruben Onsu di media sosial.

Isu tersebut pun memicu berbagai tanggapan dari warganet dan menjadi bahan perbincangan di berbagai platform digital.

Menanggapi kabar yang beredar, pihak Ruben Onsu akhirnya memberikan penjelasan.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak untuk menempuh jalur hukum apabila merasa dirugikan.

Meski demikian, ia tidak membenarkan maupun membantah kabar bahwa Betrand menjadi salah satu pihak yang dilaporkan.

Minola juga menyerahkan penilaian mengenai kepantasan langkah hukum tersebut kepada masyarakat.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa Betrand Peto benar-benar masuk dalam daftar pihak yang dilaporkan oleh Sarwendah.

Baca juga: Heboh Aksi Boikot Terhadap Sarwendah, Mantan Manajer: Harusnya Minta Maaf Tulus ke Ruben Onsu

Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara

"Ya mau bilang apa lagi, itu kan haknya dia, ya artinya haknya dia mau melaporkan siapapun yang ingin dia laporkan. Yang menurut dia itu ada perbuatan melawan hukum yang menyinggung kepentingan hukumnya dia," ujar Minola, dikutip Tribunsumsel.com dari YouTube Reyben Entertainment, Senin (6/7/2026).

Meski tidak menahan langkah hukum mantan istri kliennya tersebut, Minola menyerahkan sepenuhnya kepada penilaian publik mengenai etis atau tidaknya seorang ibu melaporkan anaknya sendiri ke pihak berwajib.

"Kan enggak bisa kita cegah, ya kalau misalnya kemudian dianggap pantas enggak pantas ya masyarakat aja yang menilai. Pantas enggak seorang anak dilaporkan oleh ibunya ya walaupun cuma ibu tiri kan gitu," sambungnya.

Walaupun status laporan tersebut masih berupa isu, pihak Ruben Onsu memastikan tidak tinggal diam.

Baca juga: Betrand Peto Tak Ingin Ikut Campur Masalah Sarwendah & Ruben Onsu, Tahu Situasi yang Sebenarnya

KONTROVERSI SARWENDAH - Muncul isu Sarwendah akan melaporkan Betrand Peto, kuasa hukum Ruben Onsu (Instagram)

Minola menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang jika terbukti akun milik pelantun lagu Kita Semua Sama itu masuk dalam daftar hitam yang dilaporkan Sarwendah.

"Tapi yang pasti kami tentu sudah punya persiapan-persiapan kalau memang Onyo adalah salah satu pihak yang dilaporkan akunnya. Artinya bagaimana caranya untuk menangkis ini semuanya secara hukum," tutur Minola.

Hubungan antara Sarwendah dan Ruben Onsu belakangan ini memang kian memanas akibat perseteruan hak asuh anak.

Saling sindir yang awalnya bermula dari keluhan Ruben karena merasa dipersulit bertemu anak, kini justru merembet ke masalah nafkah yang diungkit oleh pihak Sarwendah.

Baca juga: Ruben Onsu Punya Bukti yang Belum Pernah Diungkap, Sarwendah Akan Bongkar Kejadian Selama Menikah

DITERPA ISU MIRING - Sarwendah tak segan polisikan penyebar hoaks soal isu pesugihan Gunung Kawi.
KONTROVERSI SARWENDAH - Muncul isu Sarwendah akan melaporkan Betrand Peto, kuasa hukum Ruben Onsu (Grid.id/Ragillita Desyaningrum)

Alasan Sarwendah Polisikan Akun Medsos 

Di sisi lain, Sarwendah didampingi kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer, sempat mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk menyerahkan bukti tambahan terkait laporannya pada Senin (29/6/2026).

Pihak Sarwendah berdalih, langkah hukum ini terpaksa diambil karena narasi fitnah di media sosial sudah menyerang kehormatan keluarga besar dan anak-anaknya.

"Ini sudah dipikirkan matang-matang, sudah didiskusikan dengan keluarga besarnya karena ini menyangkut nama bagi keluarga besar juga terutama ibunya," beber Korbinianus.

Pihak mantan personel Cherrybelle ini sangat mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari jejak digital negatif tersebut terhadap psikologis anak-anak di masa depan.

"Jadi ini kan di media sosial ya, digital itu kan susah untuk dihilangkan. Jangan sampai nanti itu mengganggu perkembangan anak-anak," pungkas Korbinianus, yang saat ini masih enggan merinci detail fitnah yang dimaksud.

(TribunTrends/TribunSumsel.com/Aggi Suzatri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.