Info Pengalihan Arus: Akses Gondang Menuju Pacet Ditutup Total hingga 30 November 2026
Sarah Elnyora Rumaropen July 06, 2026 10:35 PM

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Akses lalu lintas yang menghubungkan jalur utama Gondang menuju Pacet resmi ditutup total imbas dari dimulainya proyek pengerjaan pelebaran Jembatan Sajen di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Penutupan jalur di ruas jalan Pacing-Pacet ini direncanakan akan berlangsung selama kurang lebih enam bulan ke depan guna memastikan kelancaran pengerjaan infrastruktur tersebut.

Untuk mengantisipasi kelumpuhan mobilitas warga, arus kendaraan dari kedua arah kini sepenuhnya dialihkan ke ruas jalan alternatif via Kutorejo-Pacet-Mojosari, begitu pula untuk arah sebaliknya.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, tanda penutupan jalan akibat perbaikan jembatan tersebut telah dipasang oleh petugas di sejumlah titik krusial, termasuk di simpang Karlina yang mengarah ke bundaran Pacet.

Baca juga: Maling Tas Wisatawan di Pacet Nangis Sujud di Kaki Korban, Pasutri Asal Bangkalan Iba Cabut Laporan

Kebijakan penutupan jalan ini pun sempat memicu kepadatan volume kendaraan di kawasan sekitar bundaran Pacet yang menuju ke arah Kutorejo maupun sebaliknya.

Target Rampung November 2026

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya, memastikan proyek pelebaran Jembatan Sajen di ruas jalan Pacing-Pacet berjalan sesuai jadwal (on schedule) dan hingga kini masih terus berproses di lapangan.

"Pengerjaan pelebaran Jembatan Sajen selama 180 hari kalender, target rampung 30 November 2026 nanti," ujar Henri, Senin (6/7/2026).

Henri menjelaskan, proyek ini digarap untuk memperlebar Jembatan Sajen menuju standar jalan yang ideal, yakni dengan bentang 12 meter dan lebar mencapai 9,5 meter.

Baca juga: Beli Pakai Uang Rakyat Tapi Atas Nama Perorangan, Bantuan 5 Motor Trail Pokir DPRD Batu Disorot

Anggaran pembangunan jembatan permanen ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.756.835.000. 

Pembangunan infrastruktur jembatan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat serta memperlancar roda perekonomian dan sosial di wilayah setempat.

Dorong Ekonomi Lokal, Warga Maklum

Adanya penutupan total jalur utama ini mendapatkan respons positif dari masyarakat sekitar meski aktivitas harian mereka menjadi sedikit terhambat.

Suhartatik (52), salah seorang warga setempat, mengaku sama sekali tidak mempersoalkan perbaikan jembatan yang berkonsekuensi pada penutupan akses jalan warga menuju Pacet dan sebaliknya tersebut. 

Baca juga: Penangkapan Predator Kencan Online, Ajak Cewek Main di Vila Pacet Mojokerto, Harta Korban Diembat

Walaupun, untuk menuju ke pusat ekonomi Pacet, ia kini harus memutar jalan yang jaraknya cukup jauh.

"Tidak masalah jalannya ditutup kan memang ada perbaikan jembatan, dulu sempit lebih lebar jalannya ketimbang jembatannya. Kalau sudah jadi warga sini juga diuntungkan karena jembatannya sudah lebar," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.