Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - VASA Hotel Surabaya menghadirkan pengalaman kuliner bertajuk Java on Plate, sebuah kolaborasi tiga chef dari Tanly Hospitality yang mengangkat kekayaan kuliner autentik Jawa Timur melalui sajian tradisional dengan sentuhan modern.
Program ini mengajak para tamu bernostalgia dengan cita rasa khas Jawa Timur melalui resep-resep warisan yang dipadukan dengan bahan lokal berkualitas dan teknik memasak masa kini.
“Kami sangat optimis menu pilihan ini dapat dinikmati dengan baik karena memang taste-nya Jawa Timur dan kami hadirkan kembali menu yang jarang bahkan beberapa juga memiliki historis,” ungkap Himawan Kristianto selaku Cluster Executive Chef di Vasa Hotel Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026).
Menghadirkan sinergi tiga talenta kuliner terbaik dari Tanly Hospitality, Java on Plate dipimpin oleh Chef Himawan Kristianto, Cluster Executive Chef Tanly Hospitality, bersama Chef Rikki Didik, Head Chef VASA Suite Surabaya, serta Chef Much. Hanafi, Head Chef Tamandayu Golf Club & Resort.
Melalui kolaborasi ini, ketiga chef menyatukan keahlian dan karakter kuliner masing-masing untuk menghidupkan kembali kekayaan cita rasa Pulau Jawa khususnya di area Jawa Timur dalam sebuah pengalaman kuliner.
Setiap hidangan dalam Java in Plate merepresentasikan kekayaan kuliner dari berbagai penjuru Jawa Timur, terinspirasi dari resep-resep keluarga yang diwariskan lintas generasi hingga sajian autentik yang dahulu hanya dapat ditemukan di daerah-daerah tertentu.
Baca juga: Lepas Penat dalam Kota, Intip Keseruan Family Playcation Sambut Libur Sekolah di Vasa Hotel Surabaya
Mengawali perjalanan kuliner ini, Chef Himawan Kristianto, menghadirkan tiga hidangan ikonis yang merefleksikan kekayaan warisan kuliner pesisir Jawa Timur.
Yakni nasi boranan Lamongan, yang merupakan salah satu warisan kuliner legendaris Jawa Timur yang menyajikan nasi hangat dengan kuah boranan berbumbu rempah yang kaya dan gurih.
“Tiga sajian tradisional yang mengangkat kembali kelezatan resep-resep legendaris yang mulai jarang dijumpai,” ungkapnya.
Disempurnakan dengan beragam lauk tradisional seperti olahan ikan, urap, rempeyek, dan empuk sejenis gorengan.
Hidangan ini menghadirkan cita rasa yang mencerminkan kekayaan budaya kuliner pesisir Lamongan.
“Di boranan ada seperti perkedel, itu yang unik dan komplitnya boranan adalah komplit isiannya. Kuliner Jawa Timur itu ada sejarahnya dulu dijajakan keliling, dan item itu saat disatukan sangat komplit,” sebut Chef Kris.
Melengkapi sajian, kare rajungan khas Madura disanding dengan nasi boranan. Citarasa gurih sedikit pedas dan aromatik mencerminkan kekayaan kuliner area pesisir Madura.
Selain itu, ada sate kerang merupakan hidangan khas pesisir yang menyajikan kerang berbumbu rempah khas Madura, dimasak hingga meresap dengan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.
Hidangan ini umumnya disajikan sebagai pelengkap Kupang Lontong, menciptakan perpaduan rasa yang menjadi ikon kuliner Jawa Timur.
“Kami menghadirkan menu yang seoriginal mungkin dari resep dan bahan, saya berharap itu tidak berbeda dengan aslinya namun secara bahan berkualitas,” sebutnya.
Sementara Chef Much. Hanafi, Head Chef Tamandayu Golf Club & Resort, menghadirkan tiga hidangan penuh nostalgia yang merepresentasikan kekayaan cita rasa tradisional Jawa Timur.
Yakni nasi buk Madura, garang asem kampung dan menjes khas Malang. Camilan khas bercita rasa gurih dengan tekstur renyah yang menjadi favorit masyarakat Malang. Hidangan ini kerap dinikmati pada sore hari sebagai teman bercengkerama bersama keluarga dan kerabat.
Ia mengatakan, kuliner Indonesia menjadi daya tarik para ekspatriat yang kerab berkunjung ke Tamandayu Golf Club & Resort.
“Minat orang Korea Selatan, Jepang di Taman Dayu cukup baik untuk kuliner Indonesia. Mereka misal cocok nggak mau ganti jadi misal sup buntut. Dan mereka sering ke Taman Dayu setiap Minggu karena kan kerja di pabrik sekitar Pasuruan, dan makanan lokal itu naik daun jadi ini juga momen kami mengangkat menu masakan lokal,” tuturnya.
Sementara itu, Chef Rikki Didik, Head Chef VASA Suite Surabaya, menghadirkan kekayaan cita rasa dari wilayah timur Jawa melalui tiga hidangan ikonis. Ada rawon dengkul khas Malang, sego tempong Banyuwangi dan lodho ayam Tulungagung.
"Java on plate menjadi awal dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman kuliner unik di VASA Hotel Surabaya. Setelah merayakan kekayaan cita rasa Jawa Timur melalui kolaborasi tiga chef Tanly Hospitality, para tamu dapat menantikan rangkaian kolaborasi eksklusif bersama celebrity chef yang akan kami persembahkan dalam beberapa bulan mendatang," ujar Rudyanto Effendi, Director of Food & Beverage VASA Hotel Surabaya.
Promo ini hadir sebagai bagian dari pengalaman all-you-can-eat buffet di 209 Dining dengan harga IDR 550.000 net per orang. Setiap akhir pekan, para tamu dapat menikmati ragam hidangan favorit 209 Dining yang diperkaya dengan menu-menu khas Jawa Timur hasil kolaborasi tiga chef Tanly Hospitality sebagai sajian unggulan (highlight menu) yang berganti setiap minggunya.