Pemprov Optimistis Target Investasi di Bengkulu Rp5,7 Triliun Tercapai
Hendrik Budiman July 06, 2026 10:40 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya meningkatkan arus investasi sebagai salah satu langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan. 

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Bencoolen Investment Challenge (BLINC) 3.0 Tahun 2026 yang menjadi wadah promosi berbagai peluang investasi unggulan di Provinsi Bengkulu.

Ajakan kepada para calon investor untuk menanamkan modal di Bengkulu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat membuka kegiatan kurasi BLINC 3.0 di Gedung Pola Merah Putih, Senin (6/7/2026).

Dalam sambutannya, Herwan Antoni mengatakan investasi memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian daerah. 

Menurutnya, masuknya investasi tidak hanya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan kerja baru dan membantu menekan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu.

Bengkulu memiliki potensi sumber daya yang melimpah dan dapat dikembangkan menjadi berbagai peluang usaha yang menjanjikan. 

Beberapa sektor unggulan yang dinilai memiliki prospek besar di antaranya perkebunan, pertanian, kelautan, hilirisasi sumber daya alam, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor. Karena itu kami mengajak para investor untuk melihat peluang tersebut dan bersama-sama mendorong pembangunan daerah melalui investasi,” ujar Herwan Antoni, Senin (6/7/2026).

Realisasi investasi di Provinsi Bengkulu selama triwulan pertama tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup positif. 

Hingga akhir triwulan I, capaian investasi telah mencapai sekitar 41 persen dari target tahunan sebesar Rp5,7 triliun yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa minat investor terhadap Bengkulu terus meningkat. 

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026, Kepala BPS Bengkulu: Data Akurat Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Pemerintah daerah pun optimistis target investasi hingga akhir tahun dapat tercapai apabila berbagai peluang usaha terus dipromosikan kepada calon investor.

Beberapa sektor yang saat ini paling banyak menarik perhatian investor meliputi perkebunan, ekonomi kreatif, pariwisata, serta pertambangan. 

Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung ketersediaan sumber daya alam dan peluang pasar yang masih terbuka luas.

Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, promosi investasi, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan lembaga terkait.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhamad Irfan Octama, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan BLINC 3.0. 

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai peluang investasi baru yang dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia berharap forum tersebut menjadi sarana mempertemukan pemerintah dengan para pelaku usaha maupun investor sehingga potensi unggulan Bengkulu dapat dikenal lebih luas.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menghasilkan berbagai peluang investasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Dengan semakin meningkatnya investasi, pembangunan daerah juga akan semakin berkembang dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Muhamad Irfan Octama.

Melalui penyelenggaraan BLINC 3.0, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modal di berbagai sektor unggulan. 

Peningkatan investasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu dalam jangka panjang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.