Java on Plate di VASA Hotel Surabaya, Kuliner Legendaris Jawa Timur dengan Sentuhan Modern
Wiwit Purwanto July 06, 2026 11:05 PM


SURYA.CO.ID  - VASA Hotel Surabaya mengajak para pecinta kuliner menjelajahi kekayaan cita rasa Jawa Timur melalui program Java on Plate.

Mengusung konsep kuliner Nusantara, pengalaman bersantap ini menghadirkan beragam hidangan autentik yang pernah menjadi bagian dari tradisi masyarakat, dipadukan dengan teknik penyajian modern tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.

Melalui kolaborasi tiga chef terbaik di bawah naungan Tanly Hospitality, Java on Plate tidak sekadar menyuguhkan makanan, tetapi juga menghadirkan kisah dan sejarah di balik setiap hidangan.

Resep-resep warisan keluarga, penggunaan bahan lokal berkualitas, hingga sajian khas dari berbagai daerah di Jawa Timur diangkat kembali agar dapat dinikmati generasi masa kini dalam suasana yang lebih eksklusif.

"Kami sangat optimis menu pilihan ini dapat dinikmati dengan baik karena memang taste-nya Jawa Timur dan kami hadirkan kembali menu yang jarang bahkan beberapa juga memiliki historis," ungkap Himawan Kristianto selaku Cluster Executive Chef di VASA Hotel Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026).

Baca juga: Nuansa Klasik dan Kuliner Tradisional Warnai Perayaan Hari Jadi Lamongan ke-457

Java on Plate menghadirkan kolaborasi Chef Himawan Kristianto selaku Cluster Executive Chef Tanly Hospitality, Chef Rikki Didik selaku Head Chef VASA Suite Surabaya, dan Chef Much. Hanafi, Head Chef Tamandayu Golf Club & Resort.

Chef Himawan membuka perjalanan kuliner dengan tiga hidangan khas pesisir Jawa Timur, yakni nasi boranan Lamongan, kare rajungan khas Madura, dan sate kerang.

Menurutnya, ketiga sajian tersebut merupakan kuliner tradisional yang kini mulai sulit ditemukan.

"Tiga sajian tradisional yang mengangkat kembali kelezatan resep-resep legendaris yang mulai jarang dijumpai," ungkapnya.

Nasi boranan disajikan lengkap dengan beragam lauk tradisional, seperti olahan ikan, urap, rempeyek, hingga perkedel yang menjadi ciri khas kuliner tersebut.

"Di boranan ada seperti perkedel, itu yang unik dan komplitnya boranan adalah komplit isiannya. Kuliner Jawa Timur itu ada sejarahnya dulu dijajakan keliling, dan item itu saat disatukan sangat komplit," sebut Chef Kris.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat 10 Regentstraat di Pos Bloc Surabaya, Perpaduan Sejarah dan Kuliner

Ia menegaskan seluruh menu dihadirkan sedekat mungkin dengan resep asli, namun menggunakan bahan-bahan berkualitas premium.

"Kami menghadirkan menu yang seoriginal mungkin dari resep dan bahan, saya berharap itu tidak berbeda dengan aslinya namun secara bahan berkualitas," sebutnya.

Hadirkan Hidangan Legendaris dari Berbagai Daerah

Chef Much. Hanafi turut memperkaya pengalaman kuliner dengan menghadirkan nasi buk Madura, garang asem kampung, serta menjes khas Malang yang dikenal sebagai camilan gurih favorit masyarakat setempat.

Ia mengungkapkan, kuliner tradisional Indonesia justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara, khususnya ekspatriat yang bekerja di kawasan Pasuruan.

"Minat orang Korea Selatan, Jepang di Taman Dayu cukup baik untuk kuliner Indonesia. Mereka misal cocok nggak mau ganti jadi misal sup buntut. Dan mereka sering ke Taman Dayu setiap Minggu karena kan kerja di pabrik sekitar Pasuruan, dan makanan lokal itu naik daun jadi ini juga momen kami mengangkat menu masakan lokal," tuturnya.

Sementara itu, Chef Rikki Didik menghadirkan tiga sajian ikonis dari wilayah timur Pulau Jawa, yakni rawon dengkul khas Malang, sego tempong Banyuwangi, dan lodho ayam Tulungagung.

Director of Food & Beverage VASA Hotel Surabaya, Rudyanto Effendi, mengatakan Java on Plate menjadi awal dari rangkaian pengalaman kuliner tematik yang akan terus dikembangkan.

"Java on plate menjadi awal dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman kuliner unik di VASA Hotel Surabaya.

Setelah merayakan kekayaan cita rasa Jawa Timur melalui kolaborasi tiga chef Tanly Hospitality, para tamu dapat menantikan rangkaian kolaborasi eksklusif bersama celebrity chef yang akan kami persembahkan dalam beberapa bulan mendatang," ujar Rudyanto Effendi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.