BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Penampilan Sanggar Tari Bilik Budaya Kabupaten Tapin menjadi salah satu daya tarik pada kegiatan penutupan reklamasi dan pascatambang PT Sumber Kurnia Buana (SKB) di kawasan Perkebunan Serai Wangi, Desa Pualam Sari, Kecamatan Binuang, Kalimantan Selatan, Senin (6/7/2026).
Lima penari putri membawakan Tari Langkah Bahagia sebagai tari penyambutan bagi Bupati Tapin beserta tamu undangan, jajaran pemerintah daerah, dan manajemen PT SKB.
Gerakan yang kompak dipadukan dengan senyum para penari sukses memikat perhatian hadirin. Tak sedikit tamu undangan mengeluarkan telepon genggam untuk merekam dan mengabadikan penampilan tersebut.
Menariknya, di balik penampilan yang memukau itu, proses persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.
Baca juga: SMPN 1 Pelaihari Dominasi FLS3N Tingkat Tanahlaut, Tari Kreasi Jadi Andalan Melaju ke Provinsi
Pelatih Sanggar Tari Bilik Budaya, Putri Elvira Puspa Rani, mengatakan para penari hanya menjalani latihan selama dua hari sebelum tampil di hadapan para tamu.
"Latihannya hanya dua hari di Taman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tapin. Alhamdulillah anak-anak mampu menampilkan yang terbaik," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang penari senior, Geida Suraya, pelajar SMAN 1 Rantau, mengaku bersyukur dapat tampil maksimal dalam kegiatan tersebut.
Ia merasa bangga bisa menari di hadapan Bupati Tapin, pejabat pemerintah, serta jajaran manajemen PT Sumber Kurnia Buana.
Geida mengungkapkan dirinya telah menekuni dunia tari selama kurang lebih tiga tahun bersama Sanggar Tari Bilik Budaya.
Baca juga: Semarakkan Hari Tari Dunia, Puluhan Penari Unjuk Kebolehan di Siring Laut Kotabaru
Menurutnya, menari bukan sekadar hobi, tetapi juga memberikan banyak pengalaman dan keterampilan baru.
"Selain belajar menari, saya juga belajar merias wajah sendiri dan menyesuaikan padu padan kostum sebelum tampil," katanya.
Penampilan Sanggar Tari Bilik Budaya pun menjadi pelengkap semarak kegiatan penutupan reklamasi dan pascatambang. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)