SURYA.CO.ID, SURABAYA – Bek asal Tanjung Verde, Yuran Fernandes, akhirnya mengungkap alasan menerima pinangan Persebaya Surabaya.
Setelah empat musim membela PSM Makassar, ia memilih membuka lembaran baru demi mencari tantangan sekaligus pengalaman berbeda dalam kariernya.
Kehadiran Yuran menjadi salah satu sinyal keseriusan Persebaya membangun kekuatan baru menghadapi musim 2026/2027.
Bek berusia 31 tahun itu datang dengan bekal pengalaman, mental juara, dan hubungan yang sudah terjalin erat bersama pelatih Bernardo Tavares.
Kombinasi tersebut diharapkan mampu memperkokoh lini belakang Bajol Ijo sekaligus membawa tim kembali bersaing di papan atas.
Baca juga: Yuran Fernandes Bek Asal Tanjung Verde Resmi ke Persebaya, Bawa Bajol Ijo Angkat Trofi
Yuran menjadi rekrutan asing pertama Persebaya untuk musim baru setelah manajemen melepas tujuh pemain asing musim lalu. Bajol Ijo hanya mempertahankan tiga legiun asing, yakni Francisco Rivera, Risto Mitrevski, dan Jefferson Silva.
Manajemen Persebaya juga memberikan kontrak berdurasi multiyears kepada Yuran. Kontrak jangka panjang itu menjadi bentuk kepercayaan klub terhadap kualitas dan konsistensinya selama memperkuat PSM Makassar dalam empat musim terakhir, sejak 2022/2023 hingga 2025/2026.
Selama membela Juku Eja, Yuran menjadi pilar utama pertahanan dan ikut mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1 musim 2022/2023. Pada musim tersebut, tim dilatih Bernardo Tavares yang kini menukangi Persebaya.
Musim lalu, Yuran juga tampil produktif dengan mencetak lima gol dan satu assist dari 26 pertandingan, catatan yang terbilang impresif untuk seorang bek tengah.
"Salah satu alasan utama saya datang ke Persebaya karena ingin merasakan tantangan dan pengalaman baru," kata Yuran Fernandes.
"Setelah beberapa tahun berada di lingkungan yang sama, saya merasa ini waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dan berkembang lebih jauh sebagai pemain,” tambahnya.
Meski bergabung dengan klub baru, Yuran tidak sepenuhnya berada di lingkungan asing. Ia kembali bekerja sama dengan Bernardo Tavares, pelatih yang membesutnya selama empat musim di PSM Makassar sebelum kini menangani Persebaya sejak pertengahan musim lalu.
Kedekatan tersebut diyakini akan mempermudah proses adaptasi Yuran dalam menerapkan skema permainan yang diinginkan sang pelatih. Namun, bek berpostur tangguh itu menegaskan fokus utamanya adalah memberikan kontribusi terbaik bagi Persebaya.
“Target pribadi saya adalah memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu tim meraih hasil maksimal," terang Yuran.
"Saya ingin berkontribusi sebanyak mungkin agar Persebaya bisa mencapai posisi yang lebih baik,” pungkasnya.
Bergabungnya Yuran semakin menguatkan nuansa PSM Makassar era Bernardo Tavares di tubuh Persebaya. Sebelumnya, tiga mantan pemain Juku Eja juga telah lebih dahulu merapat, yakni Syahrul Lasinari, Reza Arya, dan Ricky Pratama.
Tak hanya itu, Persebaya juga dikabarkan masih berpeluang mendatangkan mantan anak asuh Bernardo Tavares lainnya. Nama gelandang asal Brasil, Gledson Paixao, santer disebut menjadi kandidat berikutnya yang akan menyusul Yuran ke Kota Pahlawan.