Dampak Kemarau di Karawang: Ribuan Warga Tiga Desa Bergantung Bantuan Air Bersih BPBD
Muhamad Syarif Abdussalam July 07, 2026 12:33 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang terus mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di tiga desa yang tersebar di dua kecamatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam, mengatakan pendistribusian air bersih telah dilakukan sejak awal Juni 2026 berdasarkan permintaan dari pemerintah desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kalau melihat titik terdampak, saat ini ada tiga desa di dua kecamatan. Pertama di Kecamatan Tegalwaru, yakni Desa Kutanagara. Kemudian di Kecamatan Ciampek ada dua desa, yaitu Desa Kutamekar dan Desa Mulyasejati," kata Ferry, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini BPBD masih rutin mengirimkan air bersih ke wilayah-wilayah tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

Menurut Ferry, total warga yang terdampak kekeringan mencapai 3.428 jiwa atau sekitar 1.238 kepala keluarga (KK).

"Distribusi air bersih dimulai sejak awal Juni hingga hari ini dan masih terus dilakukan secara kontinu sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selama periode 1 Juni hingga 3 Juli 2026, BPBD Karawang telah menyalurkan sebanyak 75.000 liter air bersih ke tiga desa terdampak.

Dalam pelaksanaannya, BPBD berkolaborasi dengan Perumdam Tirta Tarum Karawang sebagai penyedia sumber air bersih yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

"Selama ini kebutuhan air bersih untuk tiga desa tersebut masih bisa kami tangani. Kami bekerja sama dengan Perumdam untuk penyediaan airnya," ujar Ferry.

Selain melakukan pendistribusian air bersih, BPBD juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan melalui petugas yang berada di wilayah terdampak. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

"Kami terus melakukan monitoring secara rutin di tiga desa tersebut agar ketersediaan air bersih bagi warga tetap terjaga," katanya.

Baca juga: Bandung Barat Siaga Darurat Kekeringan, Bupati Jeje Ritchie Siapkan 3 Truk Tangki Air Bersih

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.