Beri Bocoran Soal Rektor UGM Bakal Jadi Saksi Sidang Ijazah Jokowi, Inilah Sosok Andi Azwan
Putra Dewangga Candra Seta July 07, 2026 11:32 AM

 

SURYA.co.id – Nama Andi Azwan kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pandangannya terkait sidang dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Umum Militan Gibran Nusantara itu meyakini Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, akan memiliki peran penting dalam persidangan mendatang.

Menurut Andi Azwan, kehadiran Rektor UGM sebagai saksi dinilai dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mengakhiri perdebatan panjang mengenai keaslian ijazah Jokowi yang selama beberapa tahun menjadi polemik di ruang publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Azwan dalam program Bola Liar di Kompas TV, Jumat (5/7/2026), seperti dikutip SURYA.co.id.

Ia menilai masih banyak pihak yang belum mengikuti perkembangan informasi terbaru mengenai sikap resmi UGM.

"Saya tertarik dengan apa yang dikatakan bahwa Ibu Ova Emilia itu tidak pernah mengatakan bahwa ijazah Pak Jokowi itu asli secara langsung. Itu kurang update," ujar Andi Azwan.

Sebut Bukti Pernyataan Ova Emilia Sudah Tersedia di Kanal Digital

IJAZAH JOKOWI - Kolase foto Jokowi (kiri) dan Rektor UGM Prof Ova Emilia (kanan). Terlanjur Ahli Forensik Skakmat Rektor UGM Soal Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Punya Pendapat Beda.
IJAZAH JOKOWI - Kolase foto Jokowi (kiri) dan Rektor UGM Prof Ova Emilia (kanan). Terlanjur Ahli Forensik Skakmat Rektor UGM Soal Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Punya Pendapat Beda. (Tribunnews.com)

Andi Azwan menegaskan bahwa Rektor UGM telah beberapa kali memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status ijazah Jokowi.

Menurutnya, rekaman video pernyataan tersebut dapat diakses masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Ia menyebut Ova Emilia secara eksplisit pernah menyatakan bahwa ijazah milik Jokowi merupakan dokumen asli.

"Karena itu ada di video monolog beliau, itu mengatakan (ijazah Pak Jokowi) asli. Yang terakhir video beliau ijazah Pak Jokowi adalah asli, jelas untuk itu," kata Andi.

Atas dasar itu, Andi optimistis pihak UGM nantinya akan dimintai keterangan secara langsung di persidangan.

"Apakah beliau nanti akan dipanggil sebagai saksi? Saya katakan beliau akan dipanggil sebagai saksi," ungkapnya.

Baca juga: Rektor UGM Bakal Jadi Saksi Sidang Ijazah Jokowi, Pertegas Keaslian Dokumen

Konsistensi UGM Membela Keabsahan Ijazah Jokowi

Sikap yang disampaikan Andi Azwan sejalan dengan berbagai penjelasan resmi yang sebelumnya telah diberikan UGM.

Sejak 2022, kampus tersebut beberapa kali melakukan klarifikasi mengenai riwayat akademik Jokowi.

Dalam konferensi pers resmi, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia menyatakan universitas memiliki data yang lengkap mengenai status kelulusan Presiden ke-7 RI tersebut.

"Atas data dan informasi yang kami miliki dan terdokumentasi dengan baik, kami meyakini keaslian ijazah sarjana Ir. Joko Widodo dan yang bersangkutan benar-benar lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada," ujar Ova Emilia.

UGM juga menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap seluruh alumni, bukan semata karena Jokowi merupakan mantan kepala negara.

"Jika ada alumni yang ingin diverifikasi kami juga akan melakukan langkah-langkah verifikasi sesuai proporsinya," jelas Ova.

Baca juga: Sosok Alumni S2 Hukum UGM yang Sebut Jokowi Akan Bawa Ijazah SD dan SMP di Sidang Roy Suryo Cs

UGM Pernah Beberkan Detail Riwayat Kuliah Jokowi

Hingga akhir 2025, UGM tetap mempertahankan sikap yang sama. Kampus tersebut bahkan memaparkan sejumlah data akademik Jokowi, mulai dari nama dosen pembimbing akademik, Kasmujo, hingga dosen pembimbing skripsi, Achmad Sumitro.

UGM juga memberikan penjelasan mengenai foto ijazah Jokowi yang menggunakan kacamata. Menurut pihak kampus, penggunaan foto tersebut mengikuti ketentuan administrasi akademik yang berlaku pada tahun 1984.

Dalam penjelasan melalui kanal YouTube UGM pada 30 November 2025, Ova Emilia kembali menegaskan bahwa Jokowi telah menerima ijazah asli sesuai prosedur yang berlaku.

"Joko Widodo telah menerima ijazah asli sesuai ketentuan. Sejak itu, segala hal yang terkait ijazah tersebut, termasuk keputusan menunjukkan kepada publik atau tidak, merupakan tanggung jawab yang bersangkutan," kata Ova.

Sidang Kasus Masih Berlanjut

TERTAWAKAN ROY SURYO - Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan dalam tayangan iNews Room yang diunggah pada Kamis (16/10/2025). Setelah melaporkan ijazah Rismon Sianipar, Andi kini jadi sorotan lagi karena menertawakan sikap Roy Suryo Cs yang minta kasus dihentikan.
TERTAWAKAN ROY SURYO - Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan dalam tayangan iNews Room yang diunggah pada Kamis (16/10/2025). Setelah melaporkan ijazah Rismon Sianipar, Andi kini jadi sorotan lagi karena menertawakan sikap Roy Suryo Cs yang minta kasus dihentikan. (Wartakota)

Perkara yang berkaitan dengan tudingan ijazah palsu Jokowi masih berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Dalam perkara tersebut, Dokter Tifa berstatus sebagai terdakwa.

Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026. Sejumlah pihak menunggu apakah majelis hakim maupun para pihak akan menghadirkan saksi dari UGM sebagaimana diperkirakan oleh Andi Azwan.

Pernyataan Andi Azwan memperlihatkan bahwa perhatian publik kini mulai bergeser dari perdebatan di media sosial menuju pembuktian di ruang sidang.

Apabila Rektor UGM benar-benar dihadirkan sebagai saksi, keterangannya berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembuktian karena berasal dari institusi yang menerbitkan ijazah tersebut.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa kehadiran atau tidaknya seorang saksi tetap merupakan bagian dari mekanisme persidangan yang ditentukan oleh proses hukum.

Oleh karena itu, prediksi Andi Azwan mengenai pemanggilan Rektor UGM masih bersifat pandangan pribadi dan belum menjadi keputusan resmi pengadilan. Fokus utama tetap berada pada pembuktian berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi yang diajukan di persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Siapa Andi Azwan?

Andi Azwan dikenal sebagai salah satu tokoh relawan politik yang menonjol di lingkar pendukung Joko Widodo, khususnya melalui organisasi Jokowi Mania (Jokman).

Ia kerap tampil ke publik sebagai pimpinan Jokman dan menjadi juru bicara tidak resmi dalam merespons berbagai isu politik maupun hukum yang bersinggungan dengan nama Jokowi, baik saat masih menjabat presiden maupun setelah purna tugas.

Dalam berbagai kesempatan, Andi Azwan aktif menyuarakan pembelaan terhadap Jokowi, terutama ketika muncul polemik yang dinilai dapat merusak reputasi politik mantan presiden tersebut.

Ia sering menyampaikan klarifikasi, bantahan, hingga kritik terbuka terhadap pihak-pihak yang dianggap membangun narasi negatif atau menyerang legitimasi Jokowi.

Sikap ini membuatnya kerap diundang ke berbagai media nasional sebagai narasumber, sekaligus menempatkannya sebagai figur relawan yang vokal dan konfrontatif.

Tak jarang, kehadiran Andi Azwan juga memicu kontroversi. Dalam beberapa peristiwa, ia terlibat langsung dalam dinamika hukum dan politik, termasuk menghadiri forum atau agenda resmi yang berkaitan dengan isu Jokowi, meski tidak selalu memiliki kapasitas formal di dalamnya.

Hal tersebut justru mempertegas citranya sebagai relawan garis depan yang memilih tampil terbuka, meski berisiko menuai kritik.

Secara keseluruhan, Andi Azwan dipersepsikan sebagai representasi relawan Jokowi Mania yang konsisten menjaga narasi positif tentang Jokowi di ruang publik.

Perannya tidak hanya sebatas pendukung elektoral, tetapi juga sebagai komunikator politik yang aktif membentuk opini, membela simbol politik yang didukungnya, dan menjaga kesinambungan pengaruh Jokowi dalam lanskap politik nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.