TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Menjelang tahun ajaran baru, warga mulai berburu seragam sekolah untuk anak-anak mereka di Kompleks Pasar Sentral Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Selasa (7/7/2026).
Tampak warga memadati lapak pedagang perlengkapan sekolah untuk memilih sepatu, tas, buku, hingga seragam sekolah.
Anak-anak yang akan memulai tahun ajaran baru juga ikut memilih perlengkapan sekolah.
Mereka mencoba ukuran sepatu, memilih seragam sekolah, hingga membeli buku tulis.
Baca juga: 2 Tangan dan Satu Kaki Putus Diterkam Buaya, Keluarga Korban di Pasangkayu Sempat Tunda Pemakaman
Baca juga: Emak-Emak di Mamuju Tengah Habiskan Rp1 Juta untuk Seragam Sekolah Anak
Seorang ibu rumah tangga, Saharia, mengaku sengaja datang ke pasar bersama dua anaknya yang akan masuk sekolah.
"Ada dua anak saya. Yang satu masuk SD dan yang kakaknya masuk SMP, jadi dibelikan seragam baru," kata Saharia kepada wartawan.
Warga Kelurahan Madatte itu mengaku bahagia melihat anak-anaknya kembali bersekolah.
Meski demikian, ia harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk memenuhi kebutuhan sekolah kedua anaknya.
Saharia membeli sepatu, buku tulis, seragam, hingga tas baru dengan total pengeluaran lebih dari Rp2 juta.
"Kalau dana tabungan yang dihabiskan untuk dua anak ini mencapai dua juta lebih, sudah lengkap," ungkapnya.
Sementara itu, seorang pedagang di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Annisa, mengatakan pembeli seragam sekolah mulai ramai menjelang tahun ajaran baru.
Menurutnya, sejak sepekan terakhir banyak orang tua datang ke pasar bersama anak-anak mereka.
Mereka berburu seragam sekolah dan perlengkapan lainnya, seperti buku tulis dan alat tulis.
"Memang setiap tahun ajaran baru selalu ramai warga berburu seragam sekolah, sepatu, dan tas," kata Annisa.
Ia mengaku bersyukur karena penjualan seragam sekolah di lapaknya meningkat.
Sekadar diketahui, tahun ajaran baru di Polewali Mandar akan dimulai pada Senin (13/7/2026) untuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli