Kekeringan di Banyumas Diperkirakan Meluas, 3.294 Warga Kini Jadi Prioritas Pengiriman Air Bersih
rika irawati July 07, 2026 12:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sebanyak 3.294 warga Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai kesulitan air bersih. 

Mereka pun harus mengandalkan bantuan air bersih yang disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas. 

Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Dwi Irawan Sukma mengatakan, mereka berasal dari empat desa/kelurahan. 

Mereka bakal menjadi prioritas penyaluran air bersih saat ini. 

"Dari total sementara yang sudah masuk dari hasil kaji cepat, ada 1.145 KK atau 3.294 jiwa (membutuhkan air bersih)."

"Itu yang memang sudah kami prioritaskan untuk dropping air bersih," kata Dwi kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Enam Desa di Banyumas Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Atur Jadwal Pengiriman Bantuan

Dwi merinci, 532 KK atau 1.583 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih berada di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas; 42 KK atau 122 jiwa ada di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur; 300 KK atau 777 jiwa di Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang; dan 271 KK atau 812 jiwa di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh. 

Dwi pun memperkirakan, angka ini terus bertambah dan meluas seiring datangnya musim kemarau.

Distribusi Sudah Berlangsung 

Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas Abdul Ladjis mengatakan, sebanyak 45.000 liter air bersih telah dan dijadwalkan disalurkan ke empat desa/kelurahan di Banyumas. 

"Untuk hari in,i kami menjadwalkan penyaluran 15.000 liter air bersih ke Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas dan Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang," kata Ladjis, Senin.

Sebelumnya, BPBD juga telah mendistribusikan sekitar 30.000 liter air bersih kepada warga di Desa Tamansari dan Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur.  

Baca juga: 9 Parpol di DPRD Banyumas Terima Banpol Rp3,081 Miliar, Bupati Sadewo: Investasi Perkuat Demokrasi

Mereka juga menjadwalkan pengiriman air bersih dalam waktu dekat ke Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, dan Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen. 

Hanya saja, air bersih untuk dua desa ini akan dikirim lembaga lain.  

Meski begitu, penyaluran air bersih oleh pihak lain tetap di bawah koordinasi dengan BPBD Banyumas. 

"Tiga tangki dijadwalkan untuk Desa Nusadadi, sedangkan dua tangki lain akan disalurkan ke Desa Kedungpring pada hari berikutnya." 

"Seluruh pendistribusian tetap berada dalam koordinasi BPBD," ujar Ladjis. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.