Marcos Reina Tetap Tukangi Persik Kediri Musim Depan, Manajemen Macan Putih Ogah Mulai dari Nol
Sarah Elnyora Rumaropen July 07, 2026 12:35 PM

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Manajemen Persik Kediri resmi memastikan posisi kursi pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027 tetap dipercayakan kepada Marcos Reina.

Keputusan mempertahankan juru taktik asal Spanyol tersebut diambil demi menjaga stabilitas dan kesinambungan program pembinaan.

Dengan begitu, tim berjuluk Macan Putih tersebut tidak perlu lagi merombak fondasi kekuatan skuad dari nol pada musim depan.

Alasan Manajemen Pertahankan Marcos Reina

Keputusan untuk mempertahankan pelatih asal Spanyol tersebut lahir setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan tim sepanjang musim lalu.

Meski baru bergabung saat kompetisi sudah memasuki paruh musim, Marcos dinilai sukses membawa perubahan positif, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Marcos Reina sendiri pertama kali bergabung dengan Persik Kediri pada Desember 2025, tepat ketika Super League 2025/2026 telah memasuki putaran kedua.

Baca juga: Aroma PSM di Persebaya Menguat: Usai Rekrut Yuran Fernandes, Gledson Paixao Segera Menyusul?

Kendati datang di tengah kepungan jadwal kompetisi yang berjalan, Marcos mampu memimpin tim dalam 21 pertandingan dan menunjukkan progres performa yang dinilai sangat positif oleh jajaran manajemen.

Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menegaskan keberlanjutan kepemimpinan Marcos Reina diharapkan menjadi modal krusial untuk mengarungi ketatnya persaingan pada musim mendatang.

Kesinambungan program kepelatihan ini menjadi faktor penting agar proses pembentukan tim tidak perlu kembali dimulai dari awal, sehingga stabilitas yang telah dibangun selama beberapa bulan terakhir tetap terjaga.

"Sejak pertama kali memimpin latihan tim, Marcos Reina memperlihatkan kepemimpinan yang visioner" kata Rachmad Tri Kuncara, Selasa (7/7/2026).

"Pada musim lalu, Marcos membangun fondasi kepercayaan dalam tim melalui komunikasi yang baik serta membangun hubungan yang kuat dengan para pemain serta staf kepelatihan lainnya" lanjutnya. 

"Kami yakin hal tersebut akan semakin berkembang lebih signifikan di musim 2026/2027," sambung Rachmad. 

Direktur Olahraga Baru

Selain mempertahankan pelatih kepala, Persik Kediri juga menegaskan komitmennya untuk membangun komposisi skuad yang jauh lebih kompetitif demi mendongkrak prestasi di Super League 2026/2027.

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Persik Kediri resmi melakukan penguatan di level manajemen dengan menunjuk Dyaradzi Aufa Taruna atau yang akrab disapa Razzi Taruna sebagai Direktur Olahraga (Sport Director).

Kehadiran sosok yang sebelumnya berkiprah bersama PSIM Yogyakarta ini memegang peranan penting dalam menyusun kebijakan teknis, pengembangan skuad, hingga menyelaraskan visi antara manajemen dan tim kepelatihan guna meningkatkan profesionalisme klub.

Rekam jejak Razzi di kancah sepak bola nasional pun terbilang mentereng.

Saat menjabat sebagai manajer PSIM Yogyakarta, Razzi sukses mengawal perjalanan Laskar Mataram hingga berhasil promosi ke Liga 1 usai menjuarai kompetisi Liga 2 musim 2024/2025.

Direktur Utama Persik Kediri, Souraiya Farina, menyatakan keputusan menunjuk Razzi merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur kepemimpinan klub sekaligus mempercepat proses pengembangan organisasi secara menyeluruh menjadi klub yang modern tanpa menanggalkan nilai-nilai fondasi tim.

"Razzi menjadi kekuatan baru bagi Persik Kediri, dimana setelah berdiskusi dengan Razzi, Razzi siap dan memahami nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Persik" kata Souraiya Farina, Senin (5/7/2026).

"Kami juga percaya Razzi akan dapat bekerja bersama segenap elemen Persik Kediri dan bahu membahu untuk membuat Persik Kediri lebih maju," lanjutnya.

Souraiya juga menambahkan, portofolio serta pengalaman matang yang dimiliki Razzi di sepak bola Indonesia akan menjadi modal berharga bagi Macan Putih dalam membangun kekuatan ekosistem tim yang solid.

"Razzi punya pengalaman bagus di sepakbola Indonesia. Nantinya bersama jajaran manajemen dan pelatih, bisa membangun sebuah skuad yang kompetitif untuk mengarungi kompetisi serta menciptakan ekosistem sepakbola yang terkoneksi," tambahnya.

Kolaborasi demi Target Kompetitif

Sinergi baru di jajaran manajemen ini disambut optimistis oleh Direktur Olahraga baru maupun sang pelatih kepala.

Razzi Taruna mengaku sangat antusias dan melihat ada potensi raksasa yang tersimpan di dalam tubuh Persik Kediri untuk dikembangkan ke arah yang lebih terarah.

"Persik Kediri memiliki potensi yang sangat besar. Dengan manajemen, tim dan pemain hebat di klub ini kami menatap musim depan dengan kepercayaan dan semangat tinggi," ungkap Razzi.

Sebagai Direktur Olahraga, Razzi Taruna menilai karakter kepemimpinan Marcos Reina sangat klop dengan cetak biru pembangunan jangka panjang klub.

Razzi optimistis pelatih berusia 40 tahun tersebut mampu mendongkrak performa Persik menjadi jauh lebih baik ketimbang musim sebelumnya.

"Semangat, komitmen dan profesionalismenya sebagai seorang pelatih sudah tidak diragukan lagi. Kami berharap hal tersebut menjadi pijakan kuat untuk meraih prestasi yang lebih baik di musim depan," jelas Razzi.

Di sisi lain, Marcos Reina menyambut hangat kepercayaan besar yang kembali ditaruh di pundaknya oleh manajemen Persik.

Juru taktik asal Spanyol ini menegaskan akan segera memulai persiapan bursa transfer dan latihan musim baru secara bertahap demi membangun skuad yang tangguh sepanjang kompetisi berjalan.

"Musim lalu penuh tantangan, namun juga memberikan banyak pelajaran bagi kami. Terima kasih kepada para suporter, Persikmania yang selalu mendukung kami" ungkapnya. 

"Setiap musim baru pasti berbeda dan lebih kompetitif karena itu kami akan mempersiapkan skuad untuk musim depan dengan cermat," pungkas Marcos Reina.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.