Antrean Panjang Pertalite Sejumlah SPBU di Kendari, Warga Rela Antre 40 Menit Demi BBM Subsidi
Desi Triana Aswan July 07, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Melihat fenomena antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Jurnalis TribunnewsSultra.com mengamati tiga SPBU dalam dua hari terakhir yakni Senin, 6 Juli dan Selasa 7 Juli 2026 siang.

Tiga SPBU itu antara lain SPBU Saranani terletak di Jalan Malik Raya Nomor 38, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Lalu SPBU Anduonohu yang berada dekat di Bundaran Tank Kendari, tepatnya di Jalan Malaka, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.

Serta SPBU Rabam yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Pantauan pada Senin (6/7/2026) sekira pukul 13.54 Wita, antrean kendaraan roda empat di SPBU Saranani mengular hingga ke lampu merah Kopi Kita.

Ada puluhan mobil mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, panjang antreannya kurang lebih 350 meter.

Baca juga: Truk Melintang Usai Kehabisan BBM Tutup Total Jalan di Konawe Selatan, Kini Sudah Bisa Dilalui

Tak hanya pengendara mobil, sepeda motor pun berbaris panjang hingga ke badan jalan perempatan antara Jalan Malik Raya dan Jalan Supu Yusuf.

Seorang warga yang ikut mengantre mengatakan, estimasi waktu menunggu giliran pengisian BBM ini diperkirakan 30-40 menitan.

"Ya kira-kira setengah jam lah kita mengantre ini," katanya kepada TribunnewsSultra.com, Senin (6/7/2026) kemarin.

Lalu pengendara lain mengaku masih memilih pengisian Pertalite di SPBU meski harus mengantre dan berpanas-panasan.

"Kalau kita isi Pertamax beda Rp6 ribu terasa (berat) juga, kalau eceran Pertalite Rp13 ribu per liter dipikir-pikir lebih baik mengantre saja," ujar warga lain.

Sehari setelahnya, TribunnewsSultra.com kembali memantau kondisi di sejumlah SPBU, tepatnya SPBU Anduonohu dan SPBU Rabam.

Di kedua SPBU tersebut, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengantre hingga memenuhi area pintu masuk SPBU.

Para pengendara tampak menunggu giliran untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite yang dijual seharga Rp10 ribu per liter. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.