TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dinas Pendidikan (Disdik) Malinau telah memetakan jumlah pendaftar pada tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara sejak enam bulan lalu.
Perkiraan potensi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah sekitar perkotaan telah didistribusikan berdasarkan radius sekolah dan tempat tinggal peserta didik pada SPMB 2026 ini.
Kepala Disdik Malinau, Muhammad Fiteriady, menyampaikan pemetaan ini memang telah dilakukan sekira 6 bulan menjelang SPMB.
Pendataan dilakukan dengan menganalisis sebaran potensi pendaftar dari sinkronisasi data kependudukan dan data lulusan jenjang pendidikan sebelumnya.
Baca juga: Dewan Pendidikan Malinau Usulkan Kuota SPMB Jalur Domisili Lebih Diutamakan, Cegah Komplain Berulang
"Langkah konkret ini selain pembelajaran kami juga di Disdik Malinau, kami data ini sudah kami antisipasi enam bulan sebelumnya. Supaya ketika ada lonjakan kami tahu arahnya ke mana," ujarnya.
Upaya tersebut disampaikan Disdik Malinau untuk menjawab terkait dengan model penerimaan jalur domisili pada 2026 ini.
Muhammad Fiteriady mencontohkan, untuk radius SMPN 1 Malinau Kota dan SMPN 2 Malinau Kota yang sama-sama tinggi peminat, model pembagian zona telah dipetakan berdasarkan jarak.
Proses pemetaan ini menggunakan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) berdasarkan kategori usia sekolah.
Fokus pendataan menyasar kelompok usia 7 hingga 12 tahun untuk proyeksi masuk tingkat SD, serta usia 13 hingga 15 tahun untuk tingkat SMP.
"Dinas Pendidikan menghitung estimasi jumlah pendaftar baru yang kemudian disinkronkan dengan ketersediaan rombongan belajar (Rombel) di setiap satuan pendidikan," katanya.
Baca juga: Karut-marut SPMB, DPRD Malinau Kawal 4 Tuntutan Wali Murid ke Provinsi
Namun dalam praktiknya, Disdik Malinau mengakui tak semua sekolah dapat menampung seluruh pendaftar karena keterbatasan.
Beberapa langkah solutif yang ditawarkan adalah rencana penambahan jumlah penerimaan dengan menambah rombel, disesuaikan dengan tren konsisten pendaftar.
Dia mengilustrasikan seperti SMPN 2 Malinau Kota yang secara konsisten mencatat lonjakan peminat dari tahun ke tahun.
Sehingga pada tahun 2026 ini, penambahan rombel baru telah ditetapkan. Di sisi lain, Disdik juga berencana menambah ruang kelas untuk menampung penambahan jumlah siswa.
(*)
Penulis: Mohammad Supri