TRIBUNJABAR.ID - DEPOK - BPSDM Hukum memperkuat sinergi dengan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) sebagai langkah memperluas pengembangan kompetensi aparatur melalui kolaborasi di bidang kreatif, penyiaran, film, televisi, penerbitan, periklanan, fotografi, audio visual dan kehumasan.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung pekan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, Selasa (07/07) di Ruangan Rapat Lantai 2 Gedung Pendidikan BPSDM Hukum Kampus Pengayoman Pancasila.
"Kami berharap sinergi yang dibangun ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas," ujar Ketua Tim Kerjasama BPSDM Hukum, Sari Sulistiawati Suwardi dalam pertemuan tersebut.
Ketua Jurusan Komunikasi Politeknik Negeri Media Kreatif, Imanuel Ronald David Mongkau menyebutkan Kolaborasi yang disiapkan tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pelatihan, tetapi juga menghubungkan kebutuhan pengembangan kompetensi dengan keahlian yang dimiliki Polimedia.
"Bidang seperti penulisan, fotografi, desain komunikasi visual, hingga produksi konten kreatif dirancang menjadi bagian dari proses pembelajaran yang lebih adaptif, dengan melibatkan dosen sebagai mentor sesuai bidang keahlian masing-masing," jelasnya.
Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Poltekpin Youngest Non Itah menyebutkan selain pengembangan pelatihan, ruang kolaborasi juga diarahkan pada penilaian kompetensi, pertukaran tenaga ahli, serta program pemagangan mahasiswa.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembelajaran yang saling mendukung antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Kementerian Hukum.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengacu pada nota kesepahaman antar kementerian yang telah berlaku. Penyusunan PKS diharapkan menjadi landasan bagi berbagai program kolaboratif yang dapat segera diimplementasikan, termasuk pengembangan pelatihan melalui MOOC maupun CoP.
Hadir melengkapi ruang lingkup kerjasama pada kegiatan ini perwakilan dari Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis Kepemimpinan, Pusat Pengembangan Pelatihan Fungsional dan Pusat Penilaian Kompetensi.
Penguatan kemitraan antara BPSDM Hukum dan Polimedia menjadi bagian dari komitmen untuk membangun sistem pengembangan kompetensi yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Melalui sinergi tersebut, peningkatan kapasitas aparatur diharapkan semakin berdampak pada kualitas pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Merespons penguatan kolaborasi strategis antara BPSDM Hukum dan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) di bidang pengembangan kompetensi kreatif tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, menyambut sangat positif dan menegaskan komitmen jajarannya untuk mengadopsi semangat peningkatan kapasitas SDM aparatur di daerah.
"Kami di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif BPSDM Hukum yang menggandeng Polimedia guna memperkuat kompetensi aparatur, khususnya di bidang kreatif, kehumasan, dan audio visual. Di era digital saat ini, kemampuan SDM dalam menyajikan informasi dan pelayanan publik secara inovatif, adaptif, dan komunikatif adalah sebuah keharusan”.
“Di wilayah Jawa Barat, komitmen pengembangan kompetensi kehumasan dan tata kelola SDM ini senantiasa kami akselerasi melalui pembinaan yang dikawal secara optimal oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Saudara Archie Tigor Mangunsong, S.E. Kami berharap sinergi positif yang terbangun di tingkat pusat ini dapat segera teramplifikasi ke tingkat wilayah, sehingga jajaran aparatur kami di Tatar Pasundan semakin cakap, kreatif, dan profesional dalam mendiseminasikan kinerja serta menghadirkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat," tegas Asep Sutandar.