Wawali Ambon Ajak Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Dini Potensi Konflik
Mesya Marasabessy July 07, 2026 06:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan sesama warga, pada kegiatan Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Lintas Agama Kota Ambon di Golden Place Hotel, Selasa (7/7/2026).

Komitmen ini untuk menjaga persaudaraan, membangun sinergi, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi konflik di Kota Ambon. 

Wawali menegaskan, berbagai elemen masyarakat harus bekerjasama menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman, yang menjadi identitas orang bersaudara. 

"Keberagaman yang dimiliki Kota Ambon bukan alasan untuk terpecah, melainkan modal sosial yang harus terus dipelihara, sebagai kekuatan pemersatu dalam membangun daerah," ujarnya.

Ia mengingatkan, perdamaian yang dirasakan masyarakat Ambon saat ini merupakan hasil perjuangan, dan komitmen bersama yang harus terus dijaga.

Lebih lanjut ia menegaskan, perdamaian adalah hal wajib yang diwariskan kepada generasi muda melalui ruang-ruang dialog yang terbuka tuk masyarakat. 

Baca juga: Aleg Maluku Tengah Kritik Pelantikan 149 Pejabat, Diduga Sarat Balas Budi ‎

Baca juga: Sampaikan Nota Keuangan APBD 2025, Pemda Malteng Defisit Rp10,958 Miliar

Menurut Wawali, dialog lintas agama juga menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya penghormatan terhadap keyakinan setiap orang, martabat manusia, serta penguatan persatuan bangsa Indonesia.

Ditengah tantangan itulah, peran tokoh agama dan masyarakat diperlukan sebagai penyejuk suasana, pemersatu, sekaligus teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

"Saya mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi membangun sistem deteksi dini potensi konflik, mempererat komunikasi lintas kelompok, serta mengedepankan musyawarah dan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan di tengah masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Wawali menegaskan, komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan pembangunan yang berlandaskan nilai kebersamaan, keadilan, dan inklusivitas, sejalan visi "Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan".

Visi tersebut hanya dapat terwujud, jika seluruh komponen masyarakat menjadikan keberagaman, sebagai sumber kekuatan, bukan alasan perpecahan.

Wawali juga menekankan pentingnya moderasi beragama, sebagai cara pandang yang mengutamakan nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.

Melalui forum dialog ini, Wawali berharap, gagasan, rekomendasi, dan komitmen lahir untuk memperkuat kerja sama pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen dalam menjaga kedamaian serta stabilitas Kota Ambon.

"Semoga melalui dialog ini lahir komitmen bersama yang semakin memperkuat persaudaraan dan menjaga Ambon tetap aman, damai, dan harmonis," harap Wawali.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.