BOLASPORT.COM - Pembalap Honda Asia Dream Racing Junior Team, Muhammad Kiandra Ramadhipa, berkomentar setelah hasil kurang maksimal yang diraihnya pada Moto3 Junior 2026 seri Jerez.
Petualangan lanjutan Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior 2026 berakhir kurang manis dalam akhir pekan balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (5/7/2026).
Ramadhipa sejatinya membawa bekal meyakinkan berkat penampilan cukup solid dari latihan bebas hingga kualifikasi di ajang Road to MotoGP ini.
Pembalap 16 tahun asal Sleman tersebut mengamankan posisi start kelima.
Posisi start tersebut dapat membawanya mengantongi hasil maksimal bila berhasil menembus barisan depan.
Namun realita di atas aspal jauh berbeda ketika hasil Race 1 dan Race 2 berakhir timpang bagi dia.
Ramadhipa agak kesulitan pada Race 1.
Ia terdesak mundur saat start dan kesulitan menerobos barisan depan.
Pembalap yang juga mengarungi musim di Red Bull Rookies Cup 2026 ini bahkan sempat turun beberapa setrip sebelum balapan sempat dihentikan karena red flag.
Saat balapan dimulai lagi dengan durasi yang dipangkas dari 15 putaran menjadi 10 putaran, ia berakhir di posisi ketujuh.
"Race satu berjalan cukup sulit," kata Kiandra Ramadhipa dilansir Bolasport dari laman resmi Astra Honda Motor.
"Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan."
Peluang emas tercipta pada Race 2 saat Ramadhipa berhasil menembus barisan depan.
Ia beredar di zona podium hingga akhir tetapi sayangnya terseret kesalahan lawannya, Guilem Planques (Momoven Racing), hingga terjatuh jelang bubaran.
"Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil," katanya.
"Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh."
"Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours," ujar Ramadhipa.
Hasil minor di seri Jerez membuat posisi Ramadhipa turun dua setrip pada klasemen Moto3 Junior 2026.
Sekarang ia harus terdesak turun ke peringkat lima dengan raihan 60 poin.
Ramadhipa akan melanjutkan petualangannya menuju Prancis untuk seri Magny-Cours yang berlangsung pada 24-26 Juli 2026.
Rama pernah menang balapan di Sirkuit Magny-Cours, tepatnya saat berlomba di European Talent Cup pada tahun lalu.