TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang polisi lalu lintas diduga memukul kaca mobil ambulans yang melintas di Jalan R. Margono Djojohadikoesoemo, Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
Peristiwa itu terekam kamera dashboard mobil ambulans sekitar pukul 15.16 WIB, saat polisi tengah mengatur lalu lintas untuk iring-iringan pejabat yang melintas.
Kompas.com mencoba menghubungi kontak narahubung dari Ambulance 104 Sultan untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Pihak Ambulance 104 Sultan pun membenarkan adanya kejadian pemukulan kaca tersebut, sesuai dengan yang terekam di kamera dashboard mobil.
Menurutnya, unit mobil Ambulance 104 Sultan saat itu tengah melintas untuk menjemput pasien di rumah sakit wilayah Senen, Jakarta Pusat.
"Mobil sedang melintas menjemput pasien yang terlambat jemput di RSCM," jelas narahubung tersebut kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa.
Pihak ambulans menyebut bahwa sejak awal sirene mobil telah menyala selama melintas dari Karet Tengsin.
Kemudian, mobil ambulans diminta berhenti sebentar untuk menunggu rombongan mobil dari arah depan melintas.
"Setelah unit diberhentikan dan melanjutkan perjalanan, ada polisi di dengan memberikan kode tangan menunjuk untuk mematikan sirene, setelah itu terjadi (pemukulan kaca)," jelasnya.
Kompas.com telah berupaya menghubungi Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Ari Setyo dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani untuk mengonfirmasi peristiwa ini.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojakarta.co.id, awalnya mobil ambulans tersebut tengah melaju dari arah Karet menuju ke arah Jalan Galunggung sambil membunyikan sirene.
Kemudian, sejumlah polisi menahan arus lalu lintas untuk mempersilakan rombongan iring-iringan mobil berjenis van berwarna hitam yang keluar dari arah Jalan Karet Pasar Baru Timur 2.
Dalam rombongan tersebut, terlihat adanya mobil Toyota Hi-Ace berwarna putih yang diikuti sejumlah mobil van berwarna hitam, serta motor Patwal kepolisian di belakangnya.
Beberapa polisi lalu lintas dan personel Polisi Militer (PM) pun mengatur lalu lintas dengan berdiri di tengah jalan.
Saat mobil ambulans kembali berjalan, terlihat seorang polisi lalu lintas yan mengenakan rompi hijau dan masker hitam sempat menunjuk-nunjuk ke arah sirine mobil.
Kemudian, saat berpapasan langsung, polisi tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap kaca mobil ambulans hingga suara pukulannya terdengar dalam rekaman.
Dalam video tersebut, terlihat pula keterangan bahwa ambulans yang melintas tersebut merupakan unit mobil dari "Ambulance 104 Sultan".
"Mobil ambulans sirine menyala sedang dalam perjalanan menjemput pasien, lalu terhadang oleh rombongan kendaraan yang diduga pejabat. Saat melintas untuk melanjutkan perjalanan, tiba-tiba ada oknum petugas polisi yang memukul kaca ambulans," tulis keterangan unggahan akun tersebut, dikutip Selasa (7/7/2026).
Sumber: Kompas.com