TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung resmi mengumumkan sosok pengganti Andrew Jung yang pergi.
Sosok pengganti itu adalah Balsa Sekulic, penyerang ganas berlabel Timnas Montenegro.
Perkenalan resmi Balsa Sekulic diumumkan pada Instagram resmi, Selasa (7/7/2026).
"Wilujeng Sumping, Balša Sekulić
Balša Sekulić akan menjadi amunisi untuk memperkuat lini penyerangan #PERSIB dalam perjalanan musim yang baru.
Mari berjuang, bertumbuh, dan menorehkan cerita indah bersama Bobotoh," tulis @persib.
Banyak yang menilai bahwa sosok Sekulic lebih mentereng dari Jung.
Berikut ini adalah sejumlah indikatornya, dilansir dari TribunWow:
Tim Nasional
Balsa Sekulic lebih mentereng ketimbang Andrew Jung jika dilihat dari karir di timnas.
Balsa Sekulic tercatat memiliki caps bersama Timnas Montenegro sebanyak 5 caps dengan torehan 1 gol.
Baca juga: Gelar Aksi Pungut Sampah Bareng Bobotoh, Persib Beri Kejutan Rekrut Pemain Baru Balsa Sekulic
Sedangkan Andrew Jung sejauh kariernya ini belum catatkan kiprah dengan Timnas Prancis.
Praktis, bisa dikatakan, Balsa Sekulic jadi sosok yang bikin lini depan Maung Bandung upgrade.
Prestasi
Dari segi prestasi, Balsa Sekulic musim lalu sukses keluar sebagai top skor Liga Utama Montenegro dengan torehan 15 gol di musim 2025/2026.
Prestasi yang lebih mentereng ketimbang Andrew Jung yang top skor dengan 21 gol namun dicatatkan di Liga 3 Prancis.
Berikut perbandingannya:
Top skor Liga Utama Montenegro 2025/2026: 15 gol bersama FK Mornar Bar
1 kali juara Montenegero Cup 2025/2026 bersama FK Mornar Bar
2 kali juara Liga Montenegro 2016/2017 dan 2022/2023 bersama Buducnost Podgorica
Top skor Championnat National (Liga 3 Prancis 2020/2021: 21 gol bersama Quevilly Rouen Metropole
1 kali juara Liga 1 Indonesia 2025/2026 bersama Persib Bandung.
Statistik di Klub
Untuk catatan statistik, berikut perbandingan statistik Balsa Sekulic dan Andrew Jung:
Mornar Bar: 55 pertandingan, 24 gol, 2 asis, dan 4.638 menit bermain.
B. Podgorica: 100 pertandingan, 21 gol, 5 asis, dan 4.906 menit bermain.
FK Podgorica: 60 pertandingan, 8 gol, dan 2.047 menit bermain.
FK Iskra: 34 pertandingan, 13 gol, dan 2.522 menit bermain.
Gangwon FC: 18 pertandingan, 2 gol, dan 562 menit bermain.
OFK Titograd: 13 pertandingan, 2 gol, dan 562 menit bermain.
Metallurg Bk.: 9 pertandingan, 1 gol, dan 477 menit bermain.
Persib: 33 pertandingan, 16 gol, 2 assist, dan 1.791 menit bermain.
Quevilly Rouen: 63 pertandingan, 26 gol, 6 assist, dan 3.520 menit bermain.
OFI Crete: 34 pertandingan, 3 gol, 6 assist, dan 1.717 menit bermain.
Concarneau: 38 pertandingan, 11 gol, 2 assist, dan 2.575 menit bermain.
AS Nancy: 36 pertandingan, 5 gol, dan 1.835 menit bermain.
Valenciennes FC: 29 pertandingan, 5 gol, 2 assist, dan 1.359 menit bermain.
LB Chateauroux: 11 pertandingan dan 517 menit bermain.
Chateauroux B: 4 pertandingan, 2 gol, dan 300 menit bermain.
Stade Reims B: 49 pertandingan, 20 gol, dan 2.862 menit bermain.
Profil Balsa Sekulic
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Balsa Sekulic:
Nama lengkap : Balsa Sekulic
Tanggal lahir : 10 Juni 1998
Tempat kelahiran : 1,88 m
Usia : 28 tahun
Tinggi : 1,88 m
Kewarganegaraan : Montenegro
Posisi : Penyerang Tengah/Centre Forward
Kaki : Kanan/Right
Klub Saat Ini : Persib Bandung
Bergabung : 7 Juli 2026
Kontrak berakhir : -
Harga pasar : Rp10,43 Miliar.
Profil Andrew Jung
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Balsa Sekulic:
Nama lengkap : Andrew Patrick Jung
Tanggal lahir : 8 Oktober 1997 (28)
Tempat kelahiran : 1,92 m
Usia : 28 tahun
Tinggi : 1,88 m
Kewarganegaraan : Prancis
Posisi : Penyerang Tengah/Centre Forward
Kaki : Kanan/Right
Klub Saat Ini : Tanpa Klub
Bergabung : 7 Juli 2026
Kontrak berakhir : -
Harga pasar : Rp 9,56 miliar
Sejumlah indikator dan statistik tersebut membuktikan bahwa keputusan Persib mengganti Andrew Jung dengan Balsa Sekulic sudah tepat untuk menatap kompetisi lebih tinggi di Asia.
Persib pun dianggap sudah upgrade penyerang ke sosok yang diharapkan bisa lebih tajam dan versatile alias serba bisa.
Namun memang sejauh ini indikator-indikator ini masih berlaku di atas kertas saja karena Sekulic belum menunjukkan kualitas di lapangan sesungguhnya. (*)