Banyak orang sering kali panik saat merasakan nyeri di area punggung dan langsung menduga adanya masalah pada ginjal. Sebaliknya, tidak sedikit pula yang menyepelekan sakit ginjal karena dikira hanya pegal otot biasa akibat kelelahan.
Padahal, secara medis nyeri akibat gangguan ginjal memiliki karakteristik dan lokasi yang sangat berbeda dengan nyeri punggung.
Mengetahui perbedaan ini sangat penting agar tidak salah mengambil tindakan dan bisa mendapatkan diagnosis yang akurat dari dokter. Lantas, bagaimana cara membedakannya?
1. Perhatikan Lokasi Nyerinya
Nyeri Ginjal
Dikutip dari , ginjal terletak di bawah tulang rusuk, tepat di kedua sisi tulang belakang. Nyeri akibat organ ini biasanya terasa di area panggul (sisi tubuh antara tulang rusuk dan pinggul), di bawah tulang rusuk bagian bawah, atau di punggung atas sekitar pinggang.
Umumnya, nyeri ginjal hanya menyerang satu sisi tubuh sesuai dengan ginjal yang bermasalah.
Nyeri Punggung
Nyeri akibat masalah otot, saraf, atau tulang belakang bisa terjadi di mana saja, mulai dari leher hingga tulang ekor. Nyeri punggung bawah biasanya memengaruhi kedua sisi secara bersamaan dan sering kali menjalar hingga ke area bokong.
2. Soal Karakteristik Sakitnya
Nyeri Ginjal
Pada nyeri akibat masalah ginjal, rasanya cenderung berupa nyeri tumpul yang konstan dan terus-menerus, atau nyeri tajam yang muncul tiba-tiba dan memburuk seiring waktu.
Uniknya, nyeri ginjal terasa seperti berasal dari dalam tubuh dan tidak akan membaik, meskipun sudah beristirahat atau mengubah posisi tidur atau duduk.
Nyeri Punggung
Sementara nyeri akibat sakit punggung biasa, sensasinya sering kali digambarkan seperti menusuk atau tegang. Berbeda dengan ginjal, nyeri punggung biasanya akan membaik saat beristirahat atau mengubah posisi tubuh, tetapi bisa memburuk saat melakukan aktivitas fisik tertentu.
Kondisi ini juga kerap disertai rasa kaku, sulit berdiri tegak, atau mati rasa yang menjalar ke kaki.
3. Kenali Gejala Penyertanya
Penyakit ginjal, seperti batu ginjal, infeksi (pielonefritis), hingga kanker ginjal, hampir selalu disertai oleh gejala sistemik lainnya. Ada beberapa gejala dari gangguan ginjal, seperti:
- Demam dan menggigil (jika terjadi infeksi)
- Mual dan muntah
- Urine berwarna keruh atau gelap
- Sering buang air kecil atau terasa sakit saat berkemih
- Lemas, pusing, hingga muncul rasa logam di mulut
Sementara itu, nyeri punggung murni biasanya disebabkan oleh masalah mekanis seperti cedera otot lumbosakral, saraf terjepit (hernia diskus), atau pengapuran tulang belakang karena faktor usia, tanpa disertai gangguan berkemih ataupun demam.
Jika mengalami nyeri di area belakang tubuh dan ragu apa penyebabnya, segera memeriksakan diri ke dokter. Melalui pemeriksaan fisik, tes urine, dan tes darah sederhana, dokter dapat mendeteksi dengan akurat apakah keluhan itu bersumber dari gangguan ginjal atau sekadar masalah otot punggung.





