TRIBUNKALTIM.CO - Timnas Argentina mengamankan tiket lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026, usai menang dramatis dari Mesir.
Menghadapi ketangguhan Timnas Mesir pada babak 16 besar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) malam WIB, skuad bertabur bintang asuhan Lionel Scaloni tersebut menyudahi perlawanan sengit wakil Afrika dengan skor ketat 3-2.
Laga ini diwarnai oleh sorotan tajam yang kembali mengarah pada sang kapten, Lionel Messi.
Baca juga: Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Fans di Samarinda Tetap Setia Dukung Tim Samba
Pemain berjuluk La Pulga tersebut kembali gagal mengeksekusi hadiah penalti di waktu normal.
Catatan minor ini menjadi kali kedua bagi Messi di sepanjang turnamen, setelah hal yang sama sempat terjadi pada babak fase grup ketika Argentina bertemu dengan Austria pada 22 Juni 2026 lalu.
Kendati sempat memperpanjang rekor buruknya dari titik putih, Messi berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak satu gol krusial dan menyumbang satu asis penting untuk membawa Argentina membalikkan keadaan sekaligus mengalahkan Mesir.
Hasil positif ini menjaga asa juara bertahan untuk terus melaju ke fase berikutnya dalam turnamen sepak bola terakbar sejagat ini.
Babak Pertama: Tandukan Yasser Ibrahim dan Kegagalan Penalti Lionel Messi
Sejak peluit pertama dibunyikan, Mesir langsung tampil menggebrak dan mengejutkan lini pertahanan tim Tango.
Baca juga: Prediksi Argentina vs Mesir, Mampukah Jagoan Wawali Samarinda Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026?
Upaya agresif The Pharaohs langsung membuahkan hasil manis ketika pertandingan baru berjalan 15 menit.
Gol pembuka tersebut berawal dari umpan lambung akurat yang dilepaskan oleh Marawan Attia dari sisi kanan lapangan.
Bola yang datang ke jantung pertahanan mampu ditanduk dengan sempurna oleh bek Yasser Ibrahim.
Bola hasil tandukan Yasser tersebut meluncur deras dan bersarang tepat ke pojok kanan gawang Argentina yang dikawal Emiliano Martinez, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Mesir.
Tersengat oleh gol cepat musuh, Argentina langsung meningkatkan intensitas serangan.
Hanya berselang empat menit, petaka menghampiri lini belakang Mesir.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Nobar Piala Dunia 2026 di Balikpapan, Bisa Sambil Main Playbox di Sini
Wasit memberikan hadiah penalti kepada Argentina pada menit ke-19.
Hal tersebut disebabkan karena Haissem Hassan menjegal pergerakan bek kiri Nicolas Tagliafico di dalam kotak terlarang.
Namun, Lionel Messi yang maju menjadi eksekutor utama gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Bola hasil tendangan Messi yang mengarah ke sisi kanan mampu ditepis dengan sangat gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shoubir.
Kegagalan penalti itu membuat mental pemain Mesir kian terangkat, sehingga mereka mampu menutup babak pertama dengan unggul 1-0 atas Argentina.
Babak Kedua: Drama Pembatalan VAR dan Kejar-kejaran Skor yang Menegangkan
Memasuki paruh kedua, Argentina langsung tampil menekan sejak awal babak kedua guna mengejar ketertinggalan.
Baca juga: 16 Besar Piala Dunia 2026, Hasil Portugal vs Spanyol Sesuai Prediksi Kadis Pariwisata Kaltim
Peluang emas sempat tercipta lewat skema serangan terstruktur pada menit ke-53, namun bola hasil tendangan Leandro Paredes dari luar kotak penalti masih melambung tipis di atas gawang Mesir.
Keasyikan menyerang, gawang Argentina justru kembali kebobolan.
Pada menit ke-58, Mesir mencetak gol kedua lewat skema serangan balik cepat yang mematikan.
Mohamed Salah mengirimkan umpan terobos matang dan mampu dituntaskan secara dingin oleh Mostafa Zico untuk menjebol gawang Argentina.
Akan tetapi, kabar buruk bagi Mesir, wasit memutuskan untuk membatalkan gol Zico karena terjadi pelanggaran kepada Lisandro Martinez sebelumnya.
Keputusan pembatalan tersebut diambil secara resmi setelah wasit utama mengecek monitor Video Assistant Referee (VAR) di tepi lapangan.
Baca juga: Hasil Meksiko vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026, Jagoan Plt Kadispora Kaltim Lolos
Meski gol pertamanya dianulir, Zico akhirnya benar-benar mencetak gol pada menit ke-67.
Memanfaatkan umpan manja dari Hassan, Zico yang berhasil lolos dari pengawalan ketat Lisandro Martinez sanggup mengirim bola masuk ke dalam gawang Argentina, membawa Mesir menjauh dengan keunggulan 2-0.
Dalam posisi terjepit, mental juara dunia Argentina akhirnya berbicara.
Skuad Albiceleste berhasil memperkecil ketertinggalan lewat tandukan keras Cristian Romero pada menit ke-79, memanfaatkan skema bola mati.
Gol tersebut memicu momentum kebangkitan total. Hanya berselang empat menit, Argentina berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-83.
Lionel Messi melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan terukur.
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026 di IKN Nusantara, Qubika Boutique Hotel Hadirkan Menu Mulai Rp45 Ribuan
Bola hasil tendangan Messi melaju terlalu kencang dan gagal diamankan oleh kiper Mesir, Mostafa Shoubir.
Ini menjadi gol kedelapan Messi di Piala Dunia 2026 dan membuatnya kembali menempati posisi top skorer sementara.
Menariknya, dengan tambahan satu gol ini, Messi mencatatkan rekor impresif karena selalu mencetak gol di semua laga Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Drama luar biasa akhirnya terjadi pada penghujung laga, tepatnya pada menit ke-90+3.
Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan lewat tandukan tajam usai mendapat umpan silang matang dari Julian Alvarez.
Gol telat ini memastikan Argentina berhasil mengalahkan Mesir dengan skor akhir 3-2.
Baca juga: Idolakan Ousmane Dembele, Kabag Prokopim Paser Prediksi Prancis Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Rangkuman Hasil Pertandingan
Skor Akhir: Argentina 3-2 Mesir
Pencetak Gol: Yasser Ibrahim (15'), Mostafa Zico (67'), Cristian Romero (79'), Lionel Messi (83'), Enzo Fernandez (90+3')
Kartu Kuning: Mostafa Zico (61')
Timnas Argentina sendiri merupakan negara favorit Wakil Wali Kota Samarinda, Saefudin Zuhri.
Saefudin tetap yakin Tim Tango mampu mempertahankan performa terbaiknya dan kembali meraih gelar juara dunia.
"Pertama, Piala Dunia saya tetap pegang Argentina. Yang kedua karena skill pemain Argentina masih di atas. Karena masih ada pemain-pemain top," ujarnya.
Menurutnya, Argentina masih layak ditempatkan sebagai salah satu tim terbaik dunia berkat kualitas skuad yang dimiliki saat ini.
Kepercayaan Saefudin terhadap Argentina tidak lepas dari keberadaan sejumlah pemain bintang yang masih menjadi andalan tim.
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026 di IKN Nusantara, Qubika Boutique Hotel Hadirkan Menu Mulai Rp45 Ribuan
Nama-nama seperti Lionel Messi, Lautaro Martinez, Nico Paz, Alexis Mac Allister, Emiliano Martinez, hingga Lisandro Martinez dinilai memiliki kualitas yang mampu membawa Argentina kembali melangkah jauh di turnamen empat tahunan tersebut.
Bagi Saefudin, Lionel Messi tetap menjadi sosok yang paling menarik perhatian.
Kelincahan, visi bermain, dan kemampuan membaca pertandingan membuat kapten Argentina itu masih menjadi pemain favoritnya.
"Untuk pemain favorit tahu sendiri kan Lionel Messi dengan taktiknya dan gaya mainnya yang lincah," katanya.
Sebagai juara bertahan, Argentina juga diyakini memiliki mental juara yang dapat menjadi modal besar menghadapi lawan-lawannya sepanjang turnamen. (*)