Viral Terpopuler: 1 Keluarga Ogah Pindah dari Rumah Orang Lain hingga Sosok H Siti yang Bangun Jalan
Ani Susanti July 08, 2026 07:14 AM

Diawali dengan polemik sebuah rumah di Jalan Kalisari Sayangan I No. 21 dan 21A, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur, yang menjadi sorotan publik setelah proses mediasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menuai perdebatan.

Selanjutnya awal mula kasus dugaan penganiayaan di jalan raya yang melibatkan pengendara motor sport Kawasaki Ninja hijau berinisial FRS atau Fredik Rysa Samuel terhadap seorang pengendara lain.

Terakhir kebaikan Hj Siti Srimulati selain keluarganya membangun Jalan Siti Sudar sepanjang 2,5 kilometer dan dua jembatan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Viral Terpopuler: Nasib Pengendara Ninja Aniaya Pemotor hingga Ngatini Pasrah Cicil Utang Rp 70 Juta

8 Tahun Ogah Pindah dari Rumah yang Dibeli Orang Lain, 1 Keluarga Minta Kompensasi Rp 50 Juta per KK

Polemik sebuah rumah di Jalan Kalisari Sayangan I No. 21 dan 21A, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur menjadi sorotan publik setelah proses mediasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menuai perdebatan.

Sengketa bermula dari penghuni rumah kontrakan yang masih bertahan menempati bangunan tersebut, meski kepemilikan rumah telah berpindah tangan kepada pihak lain sejak 2014.

Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial hingga Armuji mendatangi lokasi pada 24 Juni lalu untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Dalam tayangan di kanal YouTube resmi Armuji, pemilik rumah, Bambang Hariyono, menjelaskan bahwa dirinya membeli rumah tersebut pada 2014.

Selanjutnya, Sertifikat Hak Milik (SHM) atas rumah itu resmi dibalik nama menjadi miliknya pada 2018.

Bambang mengatakan berbagai cara telah ditempuh agar penghuni segera mengosongkan rumah.

Namun, hingga kini mereka tetap bertahan, bahkan disebut tidak pernah membayar uang sewa kepadanya selama bertahun-tahun.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Awal Mula Fredik Pengendara Ninja Aniaya Pemotor Lain, Korban Kesulitan Cari Kantor Polisi

Kasus dugaan penganiayaan di jalan raya yang melibatkan pengendara motor sport Kawasaki Ninja hijau berinisial FRS atau Fredik Rysa Samuel bermula dari cekcok yang berujung pada aksi kekerasan terhadap seorang pengendara lain.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan publik setelah korban, pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21, membagikan rekaman video yang memperlihatkan insiden yang dialaminya.

Video tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu kecaman dari warganet.

Menindaklanjuti laporan serta ramainya perbincangan publik, kepolisian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian, serta mengumpulkan barang bukti lainnya.

Hasil penyelidikan mengarah pada penangkapan Fredik Rysa Samuel di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, FRS diketahui merupakan pria dengan pendidikan terakhir SLTA yang tercatat berdomisili di Parepare.

Berdasarkan kesaksian Ahmad Abdul Azis melalui akun media sosial pribadinya, peristiwa kelam tersebut terjadi di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/7/2026). 

BACA SELENGKAPNYA >>>

Daftar Kebaikan Hj Siti Selain Keluarganya Bangun Jalan dan 2 Jembatan, Kini Buat Rumah untuk Warga

Sosok Hj Siti Srimulati menjadi sorotan publik setelah keluarganya membangun Jalan Siti Sudar sepanjang 2,5 kilometer dan dua jembatan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Tak berhenti di situ, wanita berusia 72 tahun ini juga akan menyediakan rumah singgah gratis yang bisa dimanfaatkan siapa saja untuk beristirahat maupun beribadah.

Rumah singgah tersebut berdiri di ujung Jalan Siti Sudar yang dibangun menggunakan dana pribadi keluarga H Sudar.

Bangunan sederhana itu terbuka bagi warga sekitar, para petani, hingga pengunjung dari luar daerah yang melintas di kawasan tersebut.

Bagi para petani yang baru pulang dari ladang atau tamu yang ingin menikmati suasana perbukitan Grigak, rumah singgah itu disiapkan sebagai tempat melepas lelah dengan fasilitas yang dapat digunakan secara cuma-cuma.

Saat ditemui di lokasi, Siti Srimulati menjelaskan bahwa bangunan tersebut bukanlah rumah pribadi seperti yang banyak diperkirakan orang.

Awalnya, lahan itu merupakan kebun yang dibelinya beberapa tahun lalu dan sempat dimanfaatkan untuk beternak kambing.

BACA SELENGKAPNYA >>>

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.