Pony Park Resmi Dibuka di Klaten, Tambah Pilihan Wisata Edukasi Saat Libur Sekolah
Hari Susmayanti July 08, 2026 10:04 AM

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Kabupaten Klaten kembali menambah destinasi wisata keluarga dengan diresmikannya Pony Park di Desa Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (7/7/2026).

Mengusung konsep wisata edukasi satwa interaktif, tempat ini diharapkan menjadi alternatif tujuan libur sekolah sekaligus memperkuat sektor pariwisata di Kota Bersinar.

Grand opening Pony Park ditandai saat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memukul gong dan menandatangani prasasti, yang disaksikan langsung Ketua TP PKK Fahrani Hamenang, jajaran organisasi perangkat daerah, perwakilan sekolah, komunitas, mitra usaha, serta masyarakat yang memadati kawasan wisata sejak pagi.

Dalam kunjungannya, Hamenang berkeliling meninjau berbagai wahana.

Ia menyaksikan pertunjukan satwa, mencoba kereta mini, hingga melihat antusiasme anak-anak yang berinteraksi langsung dengan satwa melalui aktivitas memberi pakan dan pony ride.

Menurut Hamenang, kehadiran Pony Park menjadi kabar baik bagi perkembangan pariwisata Klaten yang dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan tren peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

"Ini hari yang membahagiakan bagi kami warga masyarakat Kabupaten Klaten. Karena Alhamdulillah setelah menunggu sekian lama, akhirnya muncul tambahan satu lagi tempat yang kemudian hadir di Kabupaten Klaten," ujarnya.

Ia berharap keberadaan destinasi baru tersebut mampu memperkuat posisi Klaten sebagai daerah tujuan wisata di Jawa Tengah.

Baca juga: Buka KBMKB ke-XXXV Desa Somokaton, Hamenang : Sinergtas Lintas Elemen Kunci Keberhasilan Pembangunan

"Harapan kita bersama dengan hadirnya Pony Park ini yang lokasinya sangat strategis karena masih di pusat kota sehingga, ke depan bisa membuat warga masyarakat baik di Klaten, Provinsi Jawa Tengah maupun Nasional semakin melirik Kabupaten Klaten menjadi salah satu daerah tujuan wisata," imbuhnya.

Hamenang menambahkan, peningkatan destinasi wisata harus berjalan seiring dengan tren kunjungan wisatawan yang terus tumbuh.

"Alhamdulillah sampai dengan hari ini kita bisa meraih peringkat 2 se-Provinsi Jawa Tengah, dimana tahun kemarin kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten ini mencapai 7,5 juta," ujar pemimpin kota berjuluk 1001 mata air itu.

"Trennya dari tahun ke tahun ini meningkat. Nah tentu seiring meningkatnya jumlah wisatawan, harus dibarengi bagaimana ekosistem pariwisata ini semakin membuat warga masyarakat tertarik untuk ke Kabupaten Klaten," imbuhnya.

Pony Park sendiri digagas Agung Sulistomo sebagai wisata edukasi yang mengajak anak mengenal satwa melalui pengalaman langsung.

"Anak-anak sekarang sangat dekat dengan dunia digital. Banyak yang mengenal berbagai jenis hewan dari layar, tetapi belum tentu pernah melihat atau berinteraksi secara langsung." 

"Melalui Pony Park, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus empati terhadap hewan," ujar Agung.

Saat ini Pony Park memiliki lebih dari 40 titik fasilitas dan wahana. Pengunjung dapat menikmati animal feeding, animal encounter, pony ride, animal show, hingga menjelajahi koleksi satwa seperti alpaka, capybara, meerkat, binturong, rusa tutul, kura-kura sulcata, kasuari, rubah merah, dan berbagai satwa akuatik maupun nokturnal. Kawasan wisata juga dilengkapi restoran, kafe, area bermain anak, musala, pusat informasi, toko suvenir, dan fasilitas pendukung lainnya.

Untuk menikmati Pony Park, pengunjung dikenakan tarif tiket masuk Rp 35 ribu untuk hari biasa dan Rp 45 ribu pada akhir pekan. 

Ke depan, pengelola berencana mengembangkan kelas edukasi satwa dan workshop sederhana agar kunjungan ke Pony Park tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar bagi anak-anak dan keluarga. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.