Fateta Unhas Latih Petani Wajo Olah Cabai Jadi Produk Bernilai Tambah
Sudirman July 08, 2026 11:22 AM

Citizen Reporter: Dr. Fitri

Sekretaris Prodi ITP Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM - Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Dusun Ujung Kessi, Desa Lowa, Kecamatan Tanasitolo, Wajo, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 40 anggota kelompok tani sebagai upaya meningkatkan kemampuan petani, mulai dari teknik budidaya hingga pengolahan hasil panen.

Pelatihan dibagi dalam dua sesi utama.

Materi pertama membahas teknik budidaya cabai yang baik dan benar disampaikan Husnul Mubarak, S.TP., M.Si.

Materi kedua Serli Hatul Hidayat mengulas teknologi pengolahan pascapanen cabai.

Hadir Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Tanasitolo, Muh Alwi, SP., dan Indrawati, SP., M.Si., bersama tim dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teknologi Pertanian Unhas.

Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi.

Antusiasme semakin tinggi ketika memasuki praktik mengolah cabai menjadi produk bernilai tambah, salah satunya cabai bubuk yang memiliki potensi sebagai produk usaha masyarakat.

Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Tanasitolo, Indrawati, mengapresiasi inisiatif Fakultas Teknologi Pertanian Unhas dalam menghadirkan pelatihan tersebut.

Menurutnya, inovasi pengolahan hasil panen menjadi solusi bagi petani yang selama ini menghadapi fluktuasi harga cabai saat musim panen.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani karena selama ini hasil panen cabai hanya dijual dalam bentuk segar dengan harga yang sering berubah-ubah. Melalui pengolahan, nilai jual cabai dapat meningkat sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi petani," ujarnya.

PPL berkomitmen mendampingi masyarakat agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan.

Indrawati mengatakan pihaknya berencana membentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengembangkan produk olahan cabai yang telah diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, penyuluh pertanian, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong lahirnya produk unggulan berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga Desa Lowa.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.