Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Sopir Penabrak Motor di Simp K-Square Batam Jalani Tes Urine
Mairi Nandarson July 08, 2026 10:07 AM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang terus mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di lampu merah Simpang K-Square (Kepri Mall), Kota Batam, Sabtu (4/7/2026) lalu.

Dalam peristiwa tersebut, sebuah mobil Mitsubishi Storm bernomor polisi BP 8728 Z yang dikemudikan Hubertus Hendrawanto, menabrak sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.

Selain memeriksa keterangan pengemudi, polisi juga melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi sopir saat mengemudikan kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol M. Afiditya Arief Wibowo, melalui Kanit Gakkum, Iptu Jefri Adil Akbar, mengatakan penyidik telah melakukan tes darah dan tes urine terhadap Hubertus.

Masih di Batam, polisi mengungkap fakta pascapenemuan jasad bayi di kawasan Terowongan Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, beberapa hari lalu.

Sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, HYL (23), ibu biologis bayi malang tersebut menjalani sejumlah tindakan medis, termasuk pengangkatan ari-ari bayi yang masih tertinggal di dalam rahimnya. 

"Setelah ibu bayi kita amankan, kondisinya sangat lemah, dan kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Dari hasil pemeriksaan dokter, diketahui ari-ari bayi masih tinggal," kata Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Gihon Lumban Raja, Selasa (7/7/2026).

Menanti Nama Sejumlah Tersangka Dugaan Korupsi SP II Anambas, Polda Kirim SPDP ke Kejati Kepri

SELAYANG PANDANG II ANAMBAS - Proses tepuk tepung tawar Selayang Pandang (SP) II, Sabtu (1/1/2021). Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri masih menutup rapat sejumlah nama tersangka yang penyelidikannya bergulir sejak Februari 2026.
SELAYANG PANDANG II ANAMBAS - Proses tepuk tepung tawar Selayang Pandang (SP) II, Sabtu (1/1/2021). Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri masih menutup rapat sejumlah nama tersangka yang penyelidikannya bergulir sejak Februari 2026.(Dokumentasi Pemkab Anambas)

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Sejumlah nama tersangka dugaan korupsi proyek jembatan Selayang Pandang II atau SP II di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih misterius.

Tak hanya penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri yang masih menutup rapat sejumlah nama tersangka dalam dugaan korupsi di Anambas itu.

Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) juga masih enggan membeberkan sejumlah nama tersangka dalam dugaan korupsi pada proyek SP II yang berlokasi di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Meski demikian, Kajati Kepri, J. Devy Sudarso melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Senopati membenarkan jika mereka telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polda Kepri terkait perkara tersebut.

Baca Selengkapnya

Sopir Penabrak Motor di Simpang K-Square Batam Jalani Tes Darah dan Urine, Hasilnya Negatif

KECELAKAAN DI BATAM - Kecelakaan lalu lintas beruntun di Simpang K-Square (Kepri Mall) Batam, Sabtu (4/7/2026) pagi melibatkan sejumlah kendaraan. Polisi turun mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.(Tribun Batam/Beres Lumbantobing)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang terus mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di lampu merah Simpang K-Square (Kepri Mall), Kota Batam, Sabtu (4/7/2026) lalu.

Dalam peristiwa tersebut, sebuah mobil Mitsubishi Storm bernomor polisi BP 8728 Z yang dikemudikan Hubertus Hendrawanto, menabrak sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.

Selain memeriksa keterangan pengemudi, polisi juga melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi sopir saat mengemudikan kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol M. Afiditya Arief Wibowo, melalui Kanit Gakkum, Iptu Jefri Adil Akbar, mengatakan penyidik telah melakukan tes darah dan tes urine terhadap Hubertus.

Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika atau tidak

"Hasil pemeriksaan darah dan urine sudah keluar, dan hasilnya negatif," ujar Jefri, Selasa (7/7/2026).


Baca Selengkapnya

Kasus Malaria Ancam Bintan Pesisir, RSUD Bintan Tangani 178 Pasien Hingga Juni 2026

KASUS MALARIA DI BINTAN  - Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Angka kasus Malaria di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai mencolok. Kasus ini alami perubahan dari bulan ke bulan. Sejak Januari hingga Juni 2026, RSUD Bintan sudah rawat 178 orang.
KASUS MALARIA DI BINTAN - Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Angka kasus Malaria di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai mencolok. Kasus ini alami perubahan dari bulan ke bulan. Sejak Januari hingga Juni 2026, RSUD Bintan sudah rawat 178 orang.(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Angka kasus Malaria di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai mencolok. 

Kasus ini alami perubahan dari bulan ke bulan.

Sejak Januari hingga Juni 2026, RSUD Bintan sudah rawat 178 orang.

Angka ini naik signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu yang hanya 14 orang saja.

Baca Selengkapnya

Ari-ari Tertinggal di Rahim, Ibu Bayi Kasus Pembuangan Jasad Bayi di Batam Jalani Kuret

ILUSTRASI BAYI. Polisi ungkap, setelah mengamankan HYL, ibu biologis bayi malang yang ditemukan di kawasan Terowongan Pelita Batam, perempuan itu menjalani tindakan medis di RS Bhayangkara Polda Kepri. Dari hasil pemeriksaan dokter, ari-ari bayi masih tertinggal di dalam rahimnya.
ILUSTRASI BAYI. Polisi ungkap, setelah mengamankan HYL, ibu biologis bayi malang yang ditemukan di kawasan Terowongan Pelita Batam, perempuan itu menjalani tindakan medis di RS Bhayangkara Polda Kepri. Dari hasil pemeriksaan dokter, ari-ari bayi masih tertinggal di dalam rahimnya.(Kompas.com)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polisi ungkap fakta pascapenemuan jasad bayi di kawasan Terowongan Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, beberapa hari lalu.

Sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, HYL (23), ibu biologis bayi malang tersebut menjalani sejumlah tindakan medis, termasuk pengangkatan ari-ari bayi yang masih tertinggal di dalam rahimnya. 

"Setelah ibu bayi kita amankan, kondisinya sangat lemah, dan kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Dari hasil pemeriksaan dokter, diketahui ari-ari bayi masih tinggal," kata Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Gihon Lumban Raja, Selasa (7/7/2026).

Ia menyebut, usai menjalani serangkaian tindakan medis termasuk dikuret, kini HYL berada dalam masa pemulihan.

Pihaknya belum leluasa meminta keterangan perempuan itu, kendati posisi HYL kini sudah dipindahkan ke sel tahanan Polsek Lubuk Baja.

Baca Selengkapnya

Warga Batam Korban Dugaan TPPO Tertahan di Kamboja, Tak Punya Ongkos Pulang ke Indonesia

PMI TERTAHAN DI KAMBOJA - Potret para PMI korban dugaan TPPO berada di tempat penampungan KBRI di Phon Pem, Kamboja
PMI TERTAHAN DI KAMBOJA - Potret para PMI korban dugaan TPPO berada di tempat penampungan KBRI di Phon Pem, Kamboja(TribunBatam.id/Istimewa)

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Harapan untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar di luar negeri, justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Rico Hutagalung.

Warga Batam itu mengaku menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok penyaluran pekerja migran ke Kamboja.

Selama tujuh bulan berada di negara itu, Rico mengaku tidak pernah menerima gaji. Kini ia bersama ribuan PMI (Pekerja Migran Indonesia) lainnya hanya bisa bertahan di penampungan KBRI, sambil menunggu kesempatan dipulangkan ke Indonesia.

Dalam curhatnya, Rico mengaku sudah kehabisan cara untuk bisa kembali ke Tanah Air. Ia pun memohon bantuan pemerintah, karena tidak memiliki uang untuk membeli tiket pesawat.

"Pak, mohon bantuannya. Nama saya Rico Hutagalung asal Batam. Saya ingin pulang ke Indonesia, tapi tidak mampu membeli tiket pesawat. Saya merasa ditipu oleh agen yang ada di Batam. Kami sudah tujuh bulan di sini dan belum pernah menerima gaji," ungkap Rico lewat sambungan seluler kepada Tribunbatam.id, Selasa (7/7/2026).

Dalam video yang dikirimkan, tampak aktivitas ratusan pria berkumpul di penampungan. Rico menjelaskan aktivitas para WNI itu. Ia mengatakan, seluruhnya korban judol yang menunggu proses pemulangan. 

Baca Selengkapnya

Perolehan Sementara Medali POPDA X Kepri 2026, Karimun Tuan Rumah Tak Masuk Tiga Besar

KLASEMEN POPDA KEPRI 2026 - Kontingen Dari Kabupaten Karimun pada acara pembukaan POPDA X kepri pada (2/7/2026). Simak klasemen perolehan medali sementara pada ajang POPDA X Kepri 2026. Karimun sebagai tuan rumah berada di luar tiga besar.
KLASEMEN POPDA KEPRI 2026 - Kontingen Dari Kabupaten Karimun pada acara pembukaan POPDA X kepri pada (2/7/2026). Simak klasemen perolehan medali sementara pada ajang POPDA X Kepri 2026. Karimun sebagai tuan rumah berada di luar tiga besar.(Dokumentasi Diskominfo Karimun)

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kontingen Kota Tanjungpinang masih memimpin klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026.

Berdasarkan pembaruan klasemen yang TribunBatam dapatkan hingga Selasa (7/7/2026) pukul 13.30 WIB, Tanjungpinang berhasil mengoleksi 53 medali yang terdiri dari 21 emas, 14 perak, dan 18 perunggu.

Posisi kedua ditempati Kota Batam dengan raihan 49 medali, yakni 12 emas, 17 perak, dan 20 perunggu.

Sementara itu, Kabupaten Bintan berada di peringkat ketiga dengan total 19 medali yang terdiri dari enam emas, enam perak, dan tujuh perunggu.

Kabupaten Lingga menyusul di posisi keempat dengan 17 medali, yakni lima emas, tujuh perak, dan lima perunggu.

Baca Selengkapnya

Sidak Kios BBM di Singkep Lingga, Camat Pastikan Pasokan Pertalite Kembali Tersalurkan

SIDAK KIOS BBM ECERAN - Pemerintah Kecamatan Singkep melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios eceran penyalur BBM, Selasa (7/7/2026). Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir, mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios eceran penyalur BBM.
SIDAK KIOS BBM ECERAN - Pemerintah Kecamatan Singkep melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios eceran penyalur BBM, Selasa (7/7/2026). Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir, mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios eceran penyalur BBM.(Tribunbatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir, mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios eceran penyalur BBM, Selasa (7/7/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan di lapangan sekaligus mengevaluasi pelayanan kepada masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Camat Singkep Agustiar mendapati pasokan Pertalite telah kembali masuk ke wilayah Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Sejumlah kios yang memiliki rekomendasi penyaluran hingga 10 ribu liter, juga sudah mulai melayani pembelian BBM bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.