SRIPOKU.COM, BANYUASIN– Upaya pencarian terhadap Ipan Nurzaman (26), warga yang diduga diterkam dan ditarik buaya muara saat hendak memperbaiki perahu jukung di Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih terus dilakukan hingga Rabu (8/7/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Banyuasin, Satpolair, Babinsa, pemerintah desa, serta warga setempat terus menyisir aliran sungai di lokasi korban dilaporkan hilang.
Baca juga: Detik-detik Seorang Warga di Banyuasin Diterkam Buaya Saat Perbaiki Jukung, Korban Belum Ditemukan
Di tengah proses pencarian, suasana haru menyelimuti lokasi kejadian pada Selasa (7/7/2026) malam.
Ayah korban yang baru tiba di Desa Teluk Betung langsung mendatangi dermaga, lokasi terakhir putranya terlihat sebelum diduga diseret buaya.
Dari atas dermaga, sang ayah mengumandangkan azan sambil beberapa kali memanggil nama Ipan, berharap putranya segera muncul ke permukaan sungai dan dapat ditemukan.
"Mendengar bapaknya azan dan memanggil nama anaknya rasanya lirih. Warga juga berkumpul saat bapaknya datang ke dermaga untuk azan," ujar seorang warga setempat, Rabu (8/7/2026).
Momen tersebut membuat warga yang menyaksikan turut larut dalam kesedihan. Mereka berharap Ipan segera ditemukan agar keluarga mendapatkan kepastian.
Menurut warga, ayah korban juga ingin ikut langsung dalam proses pencarian meski kondisi di lokasi cukup berisiko.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Betung, Muhammad Ali, mengatakan seluruh upaya terus dilakukan untuk menemukan korban.
Selain penyisiran secara manual oleh tim gabungan, pencarian juga melibatkan pawang sesuai kepercayaan masyarakat setempat.
"Pencarian manual dilakukan, gunakan pawang juga dilakukan. Semuanya dilakukan, harapannya agar korban bisa ditemukan," ujar Muhammad Ali.