Eks Bek Sriwijaya FC Sandhya Rizky Sebut Portugal Kalah Rezeki dari Spanyol
Abdul Hafiz Sripo July 08, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM – Bek tengah Sriwijaya FC musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Sandhya Rizky Wiratama, mengaku kecewa setelah tim favoritnya, Portugal, tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pemain yang pernah menjabat sebagai kapten Arema FC U-20 itu menilai Portugal sebenarnya tampil cukup baik saat menghadapi Spanyol. Namun menurutnya, Selecao das Quinas hanya kurang beruntung.

"Saya menjagokan tim dari Portugal. Cuma tadi waktu Portugal main lawan Spanyol, Portugal kalah rezeki aja sama Spanyol. Akhirnya timnya tumbang juga," ungkap Sandhya kepada Sripoku.com.

Pemain kelahiran Madiun, 22 Januari 2005 itu mengaku sedih melihat Portugal gagal melangkah ke babak perempat final usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026).

Sandhya juga mengungkapkan sosok pemain idolanya di tim Portugal, yakni megabintang Cristiano Ronaldo.

"Pemain favorit saya Cristiano Ronaldo," katanya.

Selama berlangsungnya Piala Dunia 2026, Sandhya mengaku kerap menyaksikan pertandingan bersama keluarga besarnya di Surabaya.

"Saya nobar sama keluarga saya, kerabat saya yang ada di Surabaya ini," ujarnya.

Meski Portugal harus angkat koper lebih awal, Sandhya menilai hasil-hasil yang terjadi di Piala Dunia 2026 justru membuat persaingan semakin menarik karena sulit diprediksi.

"Seru juga sih karena kadang enggak bisa ketebak. Tim ini bagus, pemain ini bagus, tumbang juga sama tim-tim yang tidak unggulan. Jadi enggak bisa ketebak, intinya," tuturnya.

Portugal sendiri harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah takluk 0-1 dari Spanyol lewat gol dramatis Mikel Merino pada masa injury time.

Merino mencetak gol kemenangan pada menit ke-91 setelah menerima umpan terobosan Ferran Torres sebelum menaklukkan penjaga gawang Diogo Costa.

• Kenangan Fajar Zainul Muttaqin Bersama Sriwijaya FC yang Kini Terpuruk

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri langkah Portugal di babak 16 besar.

Usai peluit panjang berbunyi, perhatian publik tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu tampak tak kuasa menahan air mata di tengah lapangan setelah menyaksikan Portugal gagal melaju ke babak perempat final.

Momen emosional sang kapten menjadi sorotan pecinta sepak bola dunia. Banyak pendukung Portugal berharap Cristiano Ronaldo mampu mengakhiri perjalanan bersama tim nasional dengan prestasi terbaik, namun harapan itu harus pupus setelah Selecao das Quinas tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.