TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Suasana duka menyelimuti warga kompleks perumahan di kawasan Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (8/7/2026).
Seorang pria berinisial MR (28) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumah milik kakaknya.
Peristiwa tragis ini pertama kali geger setelah kedua orangtua korban mendapati anaknya sudah tak bernyawa di dalam rumah tersebut.
Kapolsek Baruga, AKP LD Hasmil Hamzah saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat itu.
"Benar, personel bersama Tim Inafis Polresta Kendari sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi," katanya Rabu (8/7/2026).
Ia menambahkan penemuan jasad korban bermula saat kedua orangtua MR mencari keberadaannya.
Berdasarkan keterangan sang ayah berinisial M, dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Sabtu (4/7/2026) lalu.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria Asal Lapulu Kendari di Kawasan Permandian Air Jatuh Kendari Barat
Saat itu, korban pamit untuk pergi ke rumah kakaknya di Baruga dengan tujuan mengecek pangkalan gas.
Namun, sejak Minggu (5/7/2026), nomor telepon seluler milik korban sudah tidak aktif dan tak bisa dihubungi oleh pihak keluarga.
Hingga pada Rabu siang, ibu korban berniat mengambil tabung gas di rumah tersebut.
Saat tiba, orangtua korban mendapati seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
Merasa curiga, mereka kemudian membuka pintu menggunakan kunci cadangan.
Saat berhasil masuk ke dalam rumah, kedua orangtua korban histeris mendapati putranya sudah dalam kondisi meninggal dunia terikat tali.
Mengenai motif aksi nekat korban, pihak kepolisian mengungkapkan adanya dugaan tekanan psikologis akibat judi online.
Dari keterangan ayah korban kepada penyidik, MR diketahui tidak memiliki riwayat penyakit dan sebelumnya berada dalam kondisi yang sehat.
"Namun, pihak keluarga menduga korban mengalami tekanan mental atau depresi akibat pernah terjerat judi online," sambung Kapolsek.
Ia kembali menegaskan bahwa dugaan tersebut masih menjadi salah satu informasi yang tengah didalami oleh penyidik.
Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Disclaimer:
(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)