Skuad Norwegia Diserang Wabah Penyakit Menjelang Laga Perempat Final Piala Dunia Melawan Inggris
Rina Kusumawati July 08, 2026 04:50 PM

Skuad Norwegia tengah menghadapi gangguan serius dalam persiapan mereka untuk laga perempat final bersejarah Piala Dunia melawan Inggris akibat wabah penyakit yang menyebar di dalam kamp mereka. Setelah kemenangan luar biasa atas Brasil, tim asuhan Stale Solbakken kini harus melawan kelelahan dan sakit yang disebabkan oleh perjalanan panjang di seluruh Amerika Serikat menjelang pertandingan penting pada hari Sabtu di Miami.

Kelelahan dan penyakit akibat perjalanan menghantam kamp Norwegia

Menurut laporan media Norwegia Dagbladet, penyakit telah menyerang kamp Norwegia menjelang pertemuan perempat final Piala Dunia pertama mereka dengan Inggris pada hari Sabtu. Jorgen Strand Larsen absen pada pertandingan pembuka karena demam, sementara Marcus Holmgren Pedersen tidak bermain dalam kemenangan 2-1 atas Brasil di babak 16 besar akibat penyakit serupa. Erling Haaland, yang merupakan pencetak gol terbanyak Norwegia dengan tujuh gol, mencetak dua gol untuk memastikan tempat bersejarah mereka di delapan besar.

Namun, pelatih Stale Solbakken terlihat batuk hebat setelah kekalahan 4-1 dari Prancis di fase grup, menunjukkan kekhawatiran terhadap dampak perjalanan panjang yang terus-menerus terhadap kondisi para pemainnya.

Solbakken menjelaskan kondisi kesehatan skuadnya

Menanggapi situasi ini, Solbakken memberikan penjelasan lengkap mengenai kondisi para pemainnya. “Kami sebenarnya hanya memiliki Jorgen yang mengalami demam,” kata Solbakken. “Namun kemudian ada sedikit batuk dan tenggorokan serak yang muncul di sana-sini. Tapi ada pendingin udara, penerbangan, ruang ganti, dan sebagainya. Kami berjumlah lebih dari 50 orang, jadi akan aneh jika tidak ada satu atau dua yang jatuh sakit.”

Sang pelatih tetap berharap Pedersen dapat pulih tepat waktu untuk akhir pekan ini, meskipun ia juga mendukung Julian Ryerson untuk terus tampil menggantikan. Solbakken meyakini tekanan besar serta perubahan cepat dalam turnamen ini turut berperan terhadap kondisi fisik Pedersen yang menurun, di tengah perjalanan bersejarah Norwegia di Piala Dunia.

Keruntuhan kondisi Pedersen dan ancaman serangan Inggris

Solbakken menjelaskan lebih jauh tentang absennya Pedersen, dengan mengatakan: “Saya pikir, tanpa menjadi dokter, ini kombinasi dari faktor usia yang masih muda, datang ke Piala Dunia dengan berpikir ‘Saya akan menjadi cadangan bagi Julian’. Dia sudah bermain dua pertandingan dengan sangat baik, mendapat banyak tekanan, pikirannya penuh, tubuhnya juga penuh tekanan, dan sistemnya mulai kolaps.”

Sementara itu, Inggris melaju setelah menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga babak 16 besar yang menegangkan. Tim asuhan Thomas Tuchel sangat bergantung pada Harry Kane, yang menjadi pencetak gol terbanyak Inggris dengan enam gol. Namun, mereka juga menghadapi masalah kebugaran karena Reece James dipastikan absen akibat cedera hamstring.

Langkah selanjutnya bagi Inggris dan Norwegia

Menjelang laga perempat final pada hari Sabtu, kedua tim berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi pemain kunci mereka. Inggris bermimpi melanjutkan perjalanan mereka demi mengulang kejayaan Piala Dunia 1966, namun mereka harus melakukannya tanpa Jordan Henderson yang cedera. Di sisi lain, Norwegia harus segera mengatasi kelelahan perjalanan jika ingin menciptakan kejutan bersejarah lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.