BANGKAPOS.COM -- Orang terdekat Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda dikabarkan menjadi Komisaris PT Krakatau Posco.
Sebelum kabar ini mencuat, ternyata Raffi Ahmad pernah menawari komedian Sule untuk menjadi Wakil Wali Kota.
Hal tersebut terjadi pada 2024 silam berdasarkan pengakuan Sule sendiri.
Meski podcast tersebut telah tayang pada Agustus 2024, cuplikannya kembali viral di media sosial setelah isu orang-orang dekat Raffi menduduki sejumlah jabatan publik menjadi perhatian.
Pengakuan itu disampaikan Sule saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat yang dipandu Kaesang Pangarep bersama Kiky Saputri.
Dalam perbincangan tersebut, Sule menyampaikan kisah itu dengan gaya bercanda yang mengundang gelak tawa para pembawa acara.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Mufli Budi Ananda Komisaris Krakatau Posco, S1 Tak Selesai
Sule kemudian menceritakan bahwa dirinya pernah menerima telepon dari Raffi Ahmad yang menawarkan jabatan wakil wali kota.
"Kemarinan Raffi Ahmad telepon nawarin untuk di Depok apa Bekasi gitu, eh Bekasi, Raffi nelpon nawarin 'mau enggak jadi wakil walikota Bekasi?' gitu kata Raffi," ucap Sule mengulang ucapan Raffi Ahmad kepadanya, dikutip Tribunnews, Rabu (8/7/2026).
Sule mengaku sempat terkejut karena tawaran itu datang saat dirinya baru bangun tidur.
Duda lima anak ini pun mengisahkan respons spontan yang diberikan kepada Raffi.
"Kata gua, 'Hah? Pagi-pagi ditawarin jadi wakil Walikota, belum ngopi'. Baru bangun ditawarin Wakil Walikota, kan bingung, gimana kita jawabnya coba," ucap Sule.
Potongan video tersebut kemudian kembali beredar luas di berbagai media sosial.
Di tengah ramainya pembahasan mengenai orang-orang dekat Raffi Ahmad yang mengisi jabatan strategis, cuplikan podcast itu memicu perdebatan baru di kalangan warganet.
Tak sedikit pengguna media sosial yang mempertanyakan konteks ucapan Raffi Ahmad kepada Sule.
Sebagian menilai percakapan tersebut hanya candaan antarsahabat, sementara lainnya mengaitkannya dengan polemik yang tengah berkembang.
Kolom komentar beberapa unggahan di akun Instagram Raffi Ahmad pun dipenuhi berbagai respons.
Tak sedikit warganet melontarkan kritik dan sindiran terkait isu tersebut.
"Mau dong a raffi nitip jabatan jadi presiden juga gpp," komentar salah satu netizen, dikutip Tribunnews dalam Instagram @rafinagita1717.
"SERAKAH JABATAN," sahut netizen yang lain.
"Ini baru sule, blmm yang lain yang belumm bersuaraaa njiirr, jht bgt lu rapi," timpal wargaent yang lainnya.
Psikolog Lita Gading mengaku kecewa dengan polemik asisten Raffi Ahmad.
Lewat unggahan di Instagramnya, @litagading, Lita Gading bahkan menyindir para pendukung Raffi Ahmad.
Baca juga: Nasib Sarwendah Setelah Petisi Boikot Tembus 95 Ribu Tanda Tangan, Didesak Cancel dari Media Sosial
"Mana nih penggemar Raffi Ahmad?" ujar Lita Gading mengawali, dikutip Tribunnews, Senin (29/6/2026).
Selanjutnya, Lita menyampaikan pandangannya mengenai kondisi yang menurutnya terjadi dalam penempatan jabatan penting di Indonesia.
"Gimana Indonesia mau maju, kalau semua pentolan-pentolan penting di negeri ini dipegang oleh para oknum oligarki dan antek-anteknya," katanya.
Lita kemudian menyoroti latar belakang pendidikan Mufli yang menurutnya menjadi perhatian publik setelah ditunjuk sebagai komisaris.
"Wah luar biasa bisa jadi komisaris, padahal kuliah aja enggak katanya gaes," ucapnya.
Menurut Lita, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang justru kesulitan memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya.
"Banyak sekali orang di luar sana S1 S2 S3 nggak ada dapet kerjaan, lah ini oligarki, langsung ditempatkan di sana," lanjutnya.
Tak hanya itu, Lita juga mempertanyakan kompetensi Mufli untuk mengemban jabatan sebagai komisaris di perusahaan tersebut.
"Lihat kompetensi dia sebagai komisaris di Krakatau itu apa, yang bener aja Raffi," katanya.
Di akhir pernyataannya, Lita menilai seseorang seharusnya ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Ia pun mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.
"Kalau mau nempatin orang sesuai dengan kompetensinya dong, memalukan kayak nggak tahu harga diri, kecewa saya loh," tutupnya.
(Bangkapos.com/TribunSeleb)