WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan yang mengundang tawa para tamu saat menghadiri pertemuan dengan komunitas India di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (7/7).
Di hadapan Perdana Menteri India Narendra Modi dan ratusan anggota diaspora India, Prabowo mengaku hasil tes DNA yang pernah dijalaninya menunjukkan dirinya memiliki garis keturunan India.
Candaan itu disampaikan Prabowo saat menceritakan pengalamannya menjalani tes sekuensing genom menjelang kunjungan kenegaraan ke India.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut membuat dirinya memahami mengapa ia selalu terdorong untuk bergoyang ketika mendengar alunan musik India.
"Tepat sebelum saya melakukan kunjungan kenegaraan ke India, saya melakukan apa yang disebut tes sekuensing genom. Saya menguji DNA saya dan saya menemukan bahwa saya memiliki DNA India. Tidak, tidak, ini benar, kalian tahu. Dan itulah mengapa saya berpikir setiap kali saya mendengar musik, terutama musik India, tubuh saya bergerak," ujar Prabowo yang disambut gelak tawa para hadirin.
Suasana hangat dalam acara itu semakin terasa ketika Prabowo kembali melemparkan guyonan. Ia mengatakan bukan tidak mungkin sejumlah menteri hingga para jenderal di Indonesia juga memiliki DNA India lantaran sama-sama gemar bernyanyi dan menari, terutama saat lagu-lagu India diputar.
Candaan tersebut menjadi pembuka pidato Prabowo yang kemudian berlanjut pada pembahasan hubungan erat Indonesia dan India.
Presiden menegaskan dirinya merupakan pengagum Narendra Modi dan mengaku banyak mempelajari berbagai kebijakan yang diterapkan oleh pemimpin negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia itu.
Prabowo menilai India merupakan salah satu contoh negara demokrasi besar yang berhasil menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, bahasa, agama, dan budaya. Pengalaman India, menurutnya, menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia dalam memperkuat demokrasi dan menjaga stabilitas pemerintahan.
"Saya adalah pengagum Perdana Menteri Modi. Saya telah mempelajari banyak kebijakan beliau dan kami belajar banyak dari pengalaman India sebagai negara demokrasi besar yang mampu menjaga keberagaman dan menjalankan transisi pemerintahan secara damai," kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan India bukanlah hubungan yang baru terjalin, melainkan memiliki akar sejarah yang sangat panjang.
Ia menyebut kedua negara telah terhubung melalui peradaban, perdagangan, budaya, hingga bahasa sejak berabad-abad silam.
Menurut Prabowo, pengaruh peradaban India masih dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk dalam bahasa, seni, dan budaya.
Karena itu, ia berharap kemitraan strategis kedua negara dapat terus diperkuat di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, pendidikan, teknologi, hingga pertahanan.
"Kita memiliki hubungan yang sangat tua, sangat mendalam. Banyak unsur budaya dan bahasa Indonesia yang dipengaruhi oleh peradaban India. Saya berharap hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan India akan semakin erat di masa mendatang," tutur Prabowo.
Pertemuan bersama komunitas India tersebut menjadi salah satu rangkaian agenda kunjungan resmi Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia.
Selain menghadiri pertemuan dengan diaspora India, Modi juga melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Prabowo guna memperkuat kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor.